Positif Covid-19, Tiga Warga Lhokseumawe Meninggal

ILUSTRASI- Pasien Covid-19 meninggal dunia di Lhokseumawe.

LHOKSEUMAWE (RA) – Tiga warga Lhokseumawe terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia pada Selasa (20/10) malam dan Rabu (21/10). Yakni dua orang meninggal dunai di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, dan satu orang lagi meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh.

Humas Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, Jalaluddin kepada awak media, mengatakan, dua orang yang meninggal dunia di RSUCM dalam waktu yang berbeda dan terkonfirmasi positif Covid-19.

Masing-masing, pasien yang meninggal dunia berinisial SP warga Kecamatan Banda Sakti dan MY warga Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe. “Untuk pasien SP telah menjalani perawatan di RSUCM selama dua hari dan meninggal dunia pada Selasa (20/10) sekitar pukul 20.00 WIB, dan MY telah dirawat selama 4 hari dan meninggal Selasa (20/10) malam sekitar pukul 23.00 WIB,” katanya.

Sebut dia, hasil swab kedua pasien itu positif Covid-19 dan mereka diduga tidak ada riwayat perjalanan keluar daerah. Kini, kedua jenazah tersebut telah diserahkan kepada Tim Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) gampong masing-masing. “Untuk saat ini kita masih melakukan perawatan 14 pasein yang terkonfirmasi Covid-19 di RSUCM,”ungkapnya.

Sementara informasi yang diterima Rakyat Aceh, seorang pasien lagi berinisial AM asal Lhokseumawe juga meninggal dunia di RSUZA Banda Aceh, terkonfirmasi positif Covid-19. Selama ini, AM menetap di kawasan Landingin Banda Aceh dan Rabu (21/10) siang jenazahnya dalam perjalanan ke Lhokseumawe, dan akan dikebumikan di Gampong Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti.

Dilokasi terpisah, Jurubicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Lhokseumawe, Marzuki Yunus, mengatakan, hingga saat ini suspek Covid-19 ada 211 orang. Dengan rincian suspek dalam pemantauan 42 orang, suspek selesai pemantauan 169 orang.

Sedangkan, jumlah kasus terkonfirmasi positif 252 orang, yakni terkonfirmasi positif dirawat di Rumah Sakit Umum 3 orang, isolasi mandiri 36 orang, 200 orang selesai isolasi dan 15 orang meninggal dunia. (arm/ra)