Walikota Langsa Usman Abdullah, SE dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 saat menggelar konfrensi pers disekretariat tersebut.Rakyat Aceh/Ray Iskandar

LANGSA (RA) – Lima ajudan Walikota Langsa dinyatakan positif Covid-19, sesuai hasil swab tanggal 21 Oktober 2020 dari Laboratorium Unsyiah. Sementara Walikota Usman Abdullah dinyatakan negatif.

Ajudan yang terpapar yakni Rk, Yg, Ys, Um dan Ar. Sementara Rk dan Yg sudah terpapar dua minggu lalu. Kelima orang ajudan tersebut tidak ada sakit, mereka terdiri dari satu ajudan dari TNI, satu ajudan Polri dan tiga ajudan pribadi dari unsur Pemko Langsa.

“Alhamdulillah hasil pemeriksaan swab atas diri saya negatif covid 19,” kata Walikota Langsa, Usman Abdullah yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 saat Konfrensi Pers, Kamis (22/10).

Menurutnya, untuk sementara layanan di ruang kerja walikota ditutup untuk beberapa hari ke depan untuk dilakukan penyemprotan disinfektan dan traking. Untuk proses layanan dipindahkan sementara ke ruang Wakil Walikota Langsa dan Sekda.

Sementara saat ini peta zonasi Covid-19 per tanggal 18 Oktober 2020 Kota Langsa dalam zona merah (risiko tinggi), dimana total terkonfirmasi positif Covid 19 per tanggal 22 Oktober 2020, dirawat sebanyak 4 orang, isolasi mandiri 115 orang. Total 119 orang dan 9 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Saat ini, kelima ajudan yang dinyatakan postif saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” sebut Toke Suum.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dengan selalu memakai masker kalau beraktifitas di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan jaga jarak serta menghindari kerumunan. (ris/icm)