Banda Aceh (RA)  -Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, meminta seluruh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) kabupaten/kota untuk memperkuat koordinasi dengan seluruh tenaga kesehatan guna menyukseskan Gerakan Nakes Aceh Cegah Covid-19 atau disingkat Gencar yang telah digagas Pemerintah Aceh untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita harus bahu membahu, bekerja sama, dan kerahkan semua sumber daya dalam kendali kita untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Aceh,”kata Taqwallah, saat menggelar rapat koordinasi bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Kantor Gubernur Aceh, Jumat, (23/10) malam.

Taqwallah menjelaskan, gerakan tersebut akan digalakkan mulai tanggal 1 hingga 10 November 2020 mendatang. Dalam kurun waktu sepuluh hari itu seluruh masyarakat Aceh yang mengalami gejala dan pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19, secara serentak diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Bagi masyarakat yang mengalami gejala juga diminta untuk melaporkan kepada petugas kesehatan.

Selanjutnya, kata Taqwallah, dalam kurun waktu 10 hari itu juga, nantinya para tenaga kesehatan di setiap daerah harus mengawal dan memantau warga yang melakukan isolasi, kemudian melacak dan menemukan warga yang bergejala dan kontak erat. Kepada mereka nantinya para tenaga kesehatan akan memberikan konsultasi mengenai Covid-19.

“Untuk menyukseskan gerakan ini tentu perlu peran tenaga kesehatan, terutama mereka yang berada di puskesmas. Mereka lah yang dekat dengan masyarakat, mereka harus mengawal dan mengajak masyarakat disiplin melakukan isolasi mandiri secara serentak nantinya,”kata Taqwallah.

Taqwallah mengatakan, peran Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) untuk menyukseskan gerakan tersebut sangatlah penting. Kadinkes harus mampu mengkoordinasikan Nakes di puskesmas, mulai dari dokter hingga bidan desa untuk turun menyukseskan Gencar.

“Ada 38 ribu lebih tenaga kesehatan di seluruh Aceh dengan berbagai latar profesi, ini merupakan salah satu sumberdaya yang kita miliki,”kata Taqwallah.

Ia yakin, jika gerakan tersebut berjalan sukses nantinya, maka penyebaran Covid-19 di Bumi Serambi Mekkah akan terus mengecil. (ra)