BIREUEN (RA)- Menjelang peringatan hari sumpah 28 Oktober 2020, Forum Komunikasi BEM se-Bireuen (FKBB) menggelar konsolidasi di Universitas Institut Agama Islam (IAI) Almuslim, Sabtu (24/10) sore.

Konsolidasi yang dihadiri langsung oleh Presiden Mahasiswa dan juga peserta dari perwakilan Kampus di lingkungan Kabupaten Bireuen ini mengusung tema, “Refleksi 92 Tahun Sumpah Pemuda Dalam Semangat Membangun Negara Menuju Indonesia Maju” dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona (Covid-19).

Presiden Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen, Muhammad Dian kepada Rakyat Aceh, Minggu (25/10) mengatakan, konsolidasi kemarin sore bersama kawan-kawan Presma se- Bireuen merupakan ajang silaturahmi sekaligus menyikapi kondisi Kabupaten Bireuen yang dianggap sedang tidak baik-baik saja.

“Forum Komunikasi BEM se-Bireuen melakukan konsolidasi untuk menyikapi kondisi saat ini dengan mengedepankan diskusi intelektual untuk nantinya akan keluar rekomendasi dan diteruskan ke pemerintah,” ujar Muhammad Dian dalam keterangannya kepada media ini.

Dian menambahkan, Forum BEM se-Bireuen juga akan mengawal isu terkait amburadurnya Kinerja Pemerintah dalam menangani masalah Covid-19 dan pendidikan di Kabupaten Bireuen. Isu ini akan dibawa dalam audiensi dengan unsur Forkopimda nantinya.

BEM se-Bireuen akan terus mengawal isu tersebut. Apabila ada kebijakan-kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang tidak pro terhadap rakyat, maka akan di tempuh melalui jalur konstitusional melalui audiensi.

“Jika dengan jalur audiensi tidak ada satu itikad baik dari pemangku kebijakan, maka kami akan turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dian mengajak kepada seluruh elemen mahasiswa Bireuen untuk sama-sama mengawal kebijakan Pemerintah Bireuen yang dinilai sedang Sekarat, dengan tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. (akh)