Kepala Dinas Syariat Islam, Taslim menyerahkan, piagam penghargaan kepada para Ketua Umum BKPRMI Kabupaten Bener Meriah dalam acara penutupan pelatihan takmir masjid di Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Minggu (25/10). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Bupati Bener Meriah, H Sarkawi, kembali mendorong agar Takmir Masjid di wilayah Bener Meriah dapat membuat terobosan dan starategi yang bernuansa Islam.

Hal tersebut disampaikannya saat menutup pelatihan takmir Masjid di salah satu caffee di Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (25/10).

Sebutnya, untuk memakmurkan masjid tentu harus dilakukan dengan berbagai kegiatan yang positif, khususnya dalam bidang keagamaan.

“Memang tidak mudah untuk dilakukan, tetapi bukan tidak bisa. Justru itu melalui pelatihan yang telah diselengarakan para Takmir harus didorong untuk membuat terobosan dan strategi yang bernuansa Islam,” ungkapnya.

Ia menambahkan, takmir juga harus bisa mengajak jamaah ke jalan yang benar. ”Sudah barang tentu hal-hal yang demikian telah dirumuskan olah para Takmir dan pengurus masjid lainnya,” kata Sarkawi.

Selain itu, sebutnya penegakan Syariat Islam khususnya di dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah juga harus melakukan pendekatan yang edukatif dan persuasif agar masyarakat dapat memahami syariat secara bertahap.

“Pelatihan ini sebenarnya bagian dari tugas penegakan syariat islam sebagai pemberdayaan umat dan masyarakat sekitar,” ujarnya bupati.

Ia menegaskan, takmir adalah sebagai pelayan jamaah masjid sehingga seorang takmir harus memberikan perhatian yang lebih, khususnya dalam hal melayani segala kebutuhan yang berkaitan langsung dengan upaya pemakmuran masjid.

Sarkawi juga mengingatkan, agar masjid tidak boleh membebani jamaahnya, namun masjid itu adalah untuk mensejahterakan jamaah, masyarakat dan memberdayakanya terutama dalam hal keagamaan.

Untuk itu melalui para pengurus, ia berharap agar masjid dapat mencerahkan, menyemangati dan mencerdaskan jamaah.

“Takmir masjid disamping mengarahkan jamaahnya agar memiliki aqidah yang kuat, juga berkwajiban mendorong jamaahnya,” harapnya.

Selain itu jelasnya, suasana kerukunan haruslah diciptakan sedemikian rupa sehingga masalah-masalah perbedaan faham tidak harus menjadi hambatan di dalam kehidupan bersama. (uri/bai)