Jalan ke Pedalaman Aceh Timur Minta Diperbaiki

Salah seorang warga Buket Tiga, terpaksa istirahat sejenak ketika sepmornya terperosok dalam lubang jalan, Minggu (25/10).Ist

LANGSA (RA) – Warga Gampong Buket Tiga, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, minta kepada pemerintah setempat untuk membangun akses jalan utama yang menghubungkan kawasan terpencil kecamatan dimaksud dengan Kota Langsa dan Aceh Tamiang, Minggu (25/10).

“Pasalnya, jalan ini sejak dibangun oleh Belanda tahun 1920 lalu untuk jalur pengangkutan hasil karet, sampai sekarang tidak pernah ada pembangunan lagi dari pemerintah. Padahal jalan ini merupakan akses utama masyarakat di gampong pedalaman Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur,” kata tokoh masyarakat Gampong Buket Tiga, Dr. Legiman kepada Rakyat Aceh.

Dijelaskannya, keberadaan jalan tersebut merupakan urat nadi aktifitas ekonomi masyarakat pedalaman untuk mengeluarkan hasil pertanian. Selain itu, jalan dimaksud juga akses utama bagi anak-anak untuk sekolah dan kuliah ke Kota Langsa yang dilalui setiap hari.

Lanjutnya, saat ini kondisi jalan berkontruksi tanah yang menghubungkan Aceh Tamiang dan Kota Langsa tersebut rusak parah dan banyak lubang besar. Hal tersebut membuat warga kesulitan saat melintasinya, bahkan mengancam keselamatan jiwa.

“Jalan ini juga akses utama bagi tiga gampong lainnya di Birem Bayeun, yaitu Gampong Alur Drien, Afdeling Dua dan Gampong Alur Canang. Selama ini kami mengandalkan jalan ini untuk berbagai aktifitas, makanya kami sangat berharap pemerintah Aceh Timur untuk membangun jalan ini, minimal pengerasan supaya bisa kami lalui dengan aman,” terangnya.

Dirinya juga berharap, Pemerintah Aceh Timur untuk melakukan pemerataan pembangunan ke kawasan gampong-gampong yang masih terisolir. Supaya masyarakat pedalaman bisa menikmati pembangunan sebagaimana masyarakat lainnya, “Karena kami yang di pedalaman ini, juga berhak menikmati pembangunan,” pungkas Legiman. (dai/icm)