BANDA ACEH (RA) – Kantor Pertanahan Kota Banda Aceh menyelenggarakan Penyuluhan Percepatan Kegiatan PTSL di desa Lam Dingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Senin (26/10).

Dian Satriawan selaku Wakil Ketua Bidang Yuridis mengatakan, sangat banyak sekali manfaat yang diperoleh dari kegiatan PTSL tersebut, diantaranya untuk kepastian hukum, dan perlindungan hukum hak atas tanah masyarakat secara pasti, adil, merata, dan terbuka serta akuntabel, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat juga ekonomi negara, serta mengurangi dan mencegah sengketa dalam konflik pertanahan.

Sehingga dapat dipahami bahwa, akibat hukum PTSL yaitu memberikan kepastian hukum secara administrasi kepada nama-nama pemegang hak yang terdaftar di sertipikat.

Disaat acara penyuluhan yang dilaksanakan di Kantor Geuchik Lam Dingin berlangsung, Kasi Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kota Banda Aceh tersebut juga mengatakan bahwa PTSL ini merupakan komitmen Pemerintah untuk membantu masyarakat dalam mensertifikatkan tanah agar terhindar dari konflik pertanahan di kemudian hari.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pertanahan Kota Banda Aceh mengatakan, setiap warga yang tanahnya belum disertipikatkan diharapkan untuk memanfaatkan kegiatan PTSL ini dengan sebaik mungkin.

Dengan adanya kegiatan PTSL ini, Bapak/Ibu sekalian tentu sangat terbantu sekali, apalagi ini program pemerintah jadi buat sertipikat tanah gratis tanpa biaya. Maka dari itu, mari bantu BPN dalam melaksanakan tugas untuk merealisikan program PTSL ini sebagaimana mestinya, Tutur Suria Bakti.

Selain itu Teuku Fazrul Afrizal selaku PLT Kasi Infrastruktur Pertanahan Kantor Pertanahan Kota Banda Aceh berharap, setelah kegiatan penyuluhan ini berlangsung, agar tanah Bapak/Ibu yang akan disertipikatkan untuk segera dibersihkan jika kotor dan patok batas dibuat, jadi saat tim pengukuran dari Kantor nanti datang ke lokasi menjadi lebih mudah dalam melakukan pekerjaan, sehingga program PTSL ini bisa berjalan dengan baik.

Perlu diketahui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap yang kemudian disingkat menjadi PTSL merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak, meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftar maupun yang telah terdaftar, dalam suatu wilayah desa/kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

Pelaksanaan program tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 12 Tahun 2017 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Adanya program PTSL yang dilaksanakan oleh BPN, merupakan suatu keuntungan kepada masyarakat yang belum pernah mendaftarkan tanahnya sebagai pemilik/pemegang hak karena program tersebut tidak memungut biaya sedikitpun kepada masyarakat untuk penerbitan sertifikat.

Untuk saat ini, Kantor Pertanahan Kota Banda Aceh menargetkan 400 SHaT yang tersebar di 3 Kecamatan, dan 16 desa. (ra)