BANDA ACEH (RA) – Arus lalulintas menjelang libur panjang di perbatasan Aceh – Sumatera Utara terpantau mengalami peningkatan cukup signifikan, Rabu (28/10).

Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Aceh, jumlah kendaraan yang keluar Aceh melalui Aceh Tamiang sebanyak 844 unit terdiri dari :
angkutan barang 210, angkutan umum 153
Mobil pribadi 260, Sepmor 239.

Sedangkan kendaraan yang masuk aceh melalui Aceh Tamiang sebanyak 805 unit terdiri dari angkutan barang 152, angkutan umum 153, mobil pribadi 302, Sepmor 237.

Melihat animo masyarakat Aceh untuk berlibur ke wilayah Sumut cukup besar, maupun masyarakat yang akan berlibur ke Aceh juga sama hampir sama banyaknya.
Artinya banyak warga Aceh meninggalkan rumah menuju tempat berlibur. Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Aceh Kombes Pol Dicky berpesan, saat meninggalkan rumah pastikan kompor dan listrik sudah dimatikan.

“Apabila ada kendaraan bermotor yang ditinggalkan saat berlibur, daripada hilang di rumah, lebih baik titip ke Polres atau Polsek supaya aman. Dan tidak ada biaya untuk penitipan kendaraan di Polres atau Polsek,” ujarnya.

Sampaikan kepada tetangga atau ketua lingkungan setempat apabila akan berlibur cukup lama. Sehingga tetangga mengetahui kalau ada warganya sedang keluar kota.

Adapun angka kecelakaan lalu lintas pada saat menjelang libur panjang terjadi 7 kasus. Wilayah Aceh Besar 1 kasus, Aceh Selatan 2 kasus, Sabang 1 kasus, Bener Meriah 2 kasus, dan Subulussalam 1 kasus.

“Masyarakat harus Tetap waspada saat mengendarai kendaraan karena libur panjang, arus lalulintas cukup padat dan curah hujan cukup tinggi di bulan Oktober dan November,” demikian ujarnya. (ra)