Ketua TP PKK Bireuen Minta Ibu PKK Wujudkan Kader Kompeten Kelola Administrasi Desa

BIREUEN (RA) – Demi mewujudkan kader-kader PKK kompeten, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Gampong se-Kabupaten Bireuen, Hj Nurjannah Ali, SE.,MM., meminta kepada ibu PKK agar memahami dan mengetahui tata kelola pembukuan desa.

Hal ini disampaikan Hj Nurjannah pada penutupan kegiatan Bimtek tahap ke-II di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Minggu malam (1/11).

Istri Bupati Bireuen itu menyebutkan, bimbingan teknis (bimtek) Peningkatan Kapasitas untuk Ketua PKK Gampong sangat erat kaitannya dengan tata kelola administrasi, dan mempunyai tujuan agar pengurus PKK dapat mengetahui dan memahami tentang pembukuan segala aktifitas di desa.

“Tim PKK sangat membutuhkan peningkatan pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam mengelola administrasi, baik itu administrasi umum maupun administrasi keuangan. Ini merupakan langkah awal dalam pelaksanaan 10 Program pokok PKK desa,” ujar Hj Nurjannah.

Diharapkan, dengan terselenggarakannya bimtek semoga dapat meningkatkan pengetahuan dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera. Sementara untuk program kedepan, Tim PKK diwajibkan membentuk kelompok dasawisma di setiap desa, dan kegiatannya harus tetap diaktifkan.

Informasi dihimpun Rakyat Aceh Selasa (3/11), para ibu PKK gampong se-Bireuen berkesempatan mengikuti orientasi lapangan saat bimtek berlangsung. Lokasi yang menjadi objek orientasi yaitu, Desa Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar dan Desa Dayah Daboh, Kecamatan Montasik, Aceh Besar.

Tujuan ibu PKK ke Desa Tumbo Baro untuk belajar tata kelola administrasi di Bidang PKK yang dijelaskan keuchik setempat. Selain itu, peserta bimtek melanjutkan peninjauan ke salah satu Sentra Souvenir di Desa Dayah Daboh, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, yang saat ini memiliki berbagai jenis mesin jahit, peralatan modifikasi border dan Rumoh Gallery Bungong Aceh. (akh)