Ivsat Bangun Jamban untuk Lansia

Tim Ivsat serah terima pekerjaan pembuatan jamban untuk Nek Waginem (89) warga lansia di Kampung Alur Selebuh, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Minggu (1/11). Ist

ACEH TAMIANG (RA) – Komunitas anak muda Investasi Silaturahmi Tamiang (Ivsat) kembali melakukan kegiatan sosial yang diberi nama “9th Social Project Youth Camp October 2020” di Kampung Alur Selebu, Kecamatan Kejuruan Muda. Bakti sosial ini sudah menjadi agenda rutin bulanan Ivsat dilakukan di setiap kecamatan-kecamatan dalam kabupaten Aceh Tamiang.

“Pada kegiatan ke-9 ini tim Ivsat membuatkan jamban/wc untuk seorang wanita lanjut usia (lansia) di Kampung Alur Selebu, Kecamatan Kejuruan Muda,” kata pendiri Ivsat, Alhafiz Zulamri kepada Rakyat Aceh, Selasa (3/11).

Menurut Hafiz, jamban tersebut dibangun di rumah Nek Waginem yang berumur 89 tahun. Nenek berusia hampir se abad ini hidup sebatang kara, untuk berjalan dia harus dibantu tongkat. Sementara jika ingin membuang hajat/air besar Waginem terpaksa pergi ke alur sungai di belakang rumahnya yang berjarak sekitar 200 meter.

“Untuk itu tim Ivsat membuatkan jamban sederhana, didasari kepekaan tim bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Dari kegiatan sosial ini, tambah Hafiz, juga bertujuan untuk membangun sarana berkomunikasi lebih dekat dengan masyarakat, sehingga pihaknya bisa mendengar dan menerima informasi untuk mengetahui apa yang menjadi kendala di tengah masyarakat.

Ketua Ivsat, Surya Darma mengatakan, proses pembuatan jamban untuk Nek Waginem memakan waktu selama dua hari Sabtu-Minggu (31/10-1/11). Mereka kerjakan tidak menggunakan jasa tukang bangunan, karena secara kebetulan anak-anak Ivsat lulusan teknik sehingga banyak yang ahli soal konstruksi bangunan. “Selama ini kegiatan kami fokus ke konstruksi. Dari kegiatan Ivsat 1-9 selama ini lebih identik dengan pembuatan jamban dan renovasi rumah. Tapi ada juga kegiatan bagi-bagi sembako membantu warga ekonomi rentan di masa pandemi,” ujarn Surya.

Dengan kegiatan yang telah dilakukan Ivsat selama ini, pihaknya berharap semoga pemerintahan daerah lebih peka lagi dengan masyarakat yang membutuhkan konstruksi tersebut. (mag-86/icm)