Ketahanan Pangan Polres Aceh Tengah Panen Jagung

Kapolres Aceh Tengah AKBP Sandy Sinurat melakukan panen Jangung seluas 1,5 hektar di Desa Celala, tanaman ini bentuk kebersamaan antara Polri dan warga untuk program ketahanan pangan yang digadang pemerintah pusat. Foto jurnalisa......jaringan lelet di tengah

TAKENGON (RA) – Ketahanan pangan menjadi arternatif paling jitu saat ini untuk menghadapi pandemi wabah corona yang kian meluas.

Bahkan program Kapolri, agar semua jajarannya menyiapkan lahan untuk melakukan bercocok tanaman jagung untuk mengantisipasi situasi menghadapi pandemi. Hal ini pula yang telah dilakukan jajaran Mapolres Aceh Tengah melalui Polsek Celala.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Sandy Sinurat mengatakan, penanaman jagung ini dilakukan di tanah milik Polsek Celala seluas 1 hektar lebih. Selain tanaman jajaran Polsek juga melakukan budidaya ikan mujahir.

Kegiatan ini dilakukan untuk program ketahanan pangan yang diintruksikan oleh jajaran Polri di Jakarta untuk menghadapi kemungkinan terburuk akibat pandemi saat ini.

“Kita sudah melakukan panen Jagung sebanyak 1 ton lebih. Ini dilakukan penanaman beberapa bulan lalu, saat ini memetik hasil. Ketahanan pangan sangat perlu dalam situasi saat ini. kemungkinan terburuk dengan corona harus kita hadapi dengan siaga penuh di segala bidang,” ujar Sandy Sinurat.

Kepada masyarakat seputaran, yang hadir dalam panen perdana Jagung dilingkungan Polsek, Sandy Sinurat mengajak warga juga untuk ikut melakukan kegiatan yang sama, menanam Jagung.

“Situasi wabah ini tidak ada yang bisa memprediksi kapan berakhir, kita harus menyiapkan diri,” ajak Kapolres Sandy, Rabu (4/11).

Dampak covid ini sangat luar biasa, semua tatanan kehidupan “rusak” dibuatnya, tidak terkecuali ekonomi masyarakat. “Semua terpuruk dihantam wabah yang tengah kita hadapi bersama saat ini,” ucap Sandy lagi didampingi Kapolsek Celala Iptu Sumiyatun.

Kata Iptu Sumiyatun, jajarannya akan kembali melakukan penanaman setelah panen ini selesai dilakukan bersama masyarakat. “Kita akan melakukan tebar benih jagung kembali setelah panen selesai. Dan hasil panen akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan,” jelas Sumiyatun.

Dalam kesempatan itu, Sandy Sinurat juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga. Memberikan pencerahan terkait situasi saat ini. menurut Sandy Sinurat, warga bisa bertahan dengan wabah corona ini, kalau warga mentaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Warga yang taat aturan akan seelamat dari wabah ini, namun jika lengah pasti akan terjangit akibat kelalain dengan tidak memenuhi protokol kesehatan,” tutup Sinurat. (jur/bai)