Blang Poroh Gampong Tangguh Covid-19 di Lhokseumawe

CUCI TANGAN - Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartono, dan Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya didampingi Keuchik Blang Poroh, Abdullah, mencuci tangan mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 saat meresmikan Blang Poroh menjadi Gampong Tangguh Covid-19 pada 23 Juni lalu. ARMIADI/RAKYAT ACEH

Sudah Berjalan Hampir 5 Bulan

LHOKSEUMAWE (RA)- Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe, memiliki 68 gampong yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua, Blang Mangat dan Kecamatan Muara Satu.

Namun, dari 68 gampong itu hanya Gampong Blang Poroh Kecamatan Muara Dua, yang ditetapkan sebagai Gampong Tangguh Covid-19 di Lhokseumawe, pada Senin 23 Juni lalu. Sekaligus untuk mengikuti lomba Gampong Tangguh Covid-19 yang diadakan oleh Polres Lhokseumawe.

Peresmian gampong tangguh itu dilakukan oleh Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya bersama Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, didampingi Dandim 0103 Aceh Utara, Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail, Wakil Walikota Yusuf Muhammad, unsur muspida dan tamu undangan lainnya.

Gampong Blang Poroh tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 kepada semua tamu undangan. Seperti harus memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, melakukan cek suhu tubuh saat masuk areal kantor Keuchik dan menjaga jaga.

Kehadiran Tim Penilaian Gampong Peduli Covid-19 Polres Lhokseumawe bersama Muspida disambut dengan Rapai debus Grup Raja Itam Gampong setempat. Kemudian tim Satgas Covid-19 Lhokseumawe bersama Keuchik Blang Poroh Abdullah Z, juga ikut menabuh rapai, setelah sebelumnya dilakukan pemotongan pita.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, mengatakan, penetapan Blang Poroh sebagai Gampong Tangguh Covid-19, karena dinilai berperan aktif dalam menekan penyebaran virus Covid-19. Kemudian juga menguatkan pemberdayaan masyarakat khususnya di bidang ketahanan pangan di wilayah perdesaan di tengah pandemi Covid-19.

“Kini Blang Poroh menjadi gampong percontohan di Kota Lhokseumawe dalam pencegahan Covid-19,”kata Kapolres Eko, saat acara tersebut. Sebutnya, di Gampong Blang Poroh juga tersedia ruang isolasi, ruang perawatan, lumbung pangan, Kebun Taman Obat Keluarga (TOGA) serta prasarana lainnya untuk mendukung sebagai kampung tangguh dalam pencegahan Covid-19.

Menurutnya, kampung (Gampong.red) tangguh ini mengedukasi kita semua dan merupakan trobosan kreatif kita untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi terhadap pandemi Covid-19. “Saya ucapkan terima kasih kepada Keuchik dan aparatur gampong yang sudah tanggap untuk mengaktifkan Gugus Tugas Covid-19 di kampung,”ucapnya.

Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, saat peresmian Gampong Tangguh Covid, mengatakan, dirinya yakin jika Blang Poroh menjadi juara lomba Gampong Tangguh Covid-19 yang dilaksanakan oleh Polres Lhokseumawe.

Suaidi Yahya juga meminta kepada masyarakat, aparatur gampong dan camat untuk selalu siaga dalam melakukan pencegahan terhadap Covid-19. “Kami dari Pemko Lhokseumawe sangat mengapresiasikan usaha aparatur Blang Poroh untuk mengikuti lomba Gampong Tangguh Covid-19 di Lhokseumawe,”harapnya.

Sementara itu, Sekdes Blang Poroh, Jamaluddin, kepada Rakyat Aceh, Ahad (8/11), meminta Kapolres Lhokseumawe, untuk segera mengumumkan juara gampong tangguh Covid-19. Karena wilayah tugas Polres Lhokseumawe, selain empat kecamatan di Kota Lhokseumawe juga ada sejumlah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara.

“Ya, masyarakat selalu bertanya-tanya kapan pengumuman juara gampong tangguh Covid-19, dan penetapan Blang Poroh sebagai gampong tangguh Covid-19 sudah berjalan hampir lima bulan,”ucapnya. (arm/ra)