14 Warga Meninggal Dunia di Lhokseumawe

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe, Marzuki Yunus.

Selama Pandemi Covid-19

LHOKSEUMAWE (RA)- Sedikitnya, 14 warga asal Kota Lhokseumawe meninggal dunia selama mengwabahnya covid-19. Hal itu berdasarkan update laporan harian Covid-19 Kota Lhokseumawe, pada Senin (9/11).

Juru Bicara Satgas covid-19 Kota Lhokseumawe, Marzuki Yunus, mengatakan, secara keseluruhan jumlah kasus terkonfirmasi positif di Lhokseumawe mencapai 300 orang. Dengan rincian, 2 orang masih dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU), 20 orang menjalani isolasi mandiri dan 262 orang selesai proses isolasi serta 14 orang meninggal dunia.

Sebutnya, untuk jumlah warga yang suspek hingga saat ini mencapai 239 orang, yakni untuk 219 orang sudah selesai pemantauan dan 20 orang lagi masih dalam pemantauan.

Sementara yang dimaksud suspek merupakan orang yang memiliki gejala batuk pilek, demam atau sakit tenggorokkan yang memiliki riwayat perjalanan ke wilayah penyebabaran covid maupun memiliki riwayat kontak dengan penderita covid-19.

Untuk itu, Marzuki berharap kepada masyarakat Kota Lhokseumawe yang berpergian keluar daerah, khususnya daerah zona merah covid-19, untuk menjalani isolasi mandiri ketika sudah kembali ke Lhokseumawe. “Itu perlu dilakukan untuk pencegahan penyebaran wabah covid-19,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Seperti memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan melakukan cek subuh tubuh jika ada gejala menderita penyakit. (arm/ra)