Gubernur Aceh, Nova Iriansyah Semua harus Bersinergi Dalam Mitigasi Bencana

Apel Gelar Kesiapan dalam rangka penanggulangan bencana, di Lapangan Blang Padang, Rabu (11/11). (HUMAS PEMERINTAH ACEH)

Quote
“Tidak boleh ada batasan, semua harus bersinergi dalam mitigasi becana dan segala upaya yang berkaitan dengan penanggulangan bencana. Ada civil society, TNI, Polri, Pemerintah. Tidak ada boleh ada batasan karena bencana berdampak ke semua,”

BANDA ACEH (RA) – Mitigasi Bencana membutuhkan sinergi semua pihak. Oleh karena itu, upaya meyatukan persepsi dan potensi yang dimiliki masing-masing instuitusi sangat penting, agar semua dapat dihadapi lebih mudah karena dilakukan secara bersama-sama.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, kepada awak media, usai Apel Gelar Kesiapan Dalam Rangka Penanggulangan Bencana, di Lapangan Blang Padang, Rabu (11/11).

“Tidak boleh ada batasan, semua harus bersinergi dalam mitigasi becana dan segala upaya yang berkaitan dengan penanggulangan bencana. Ada civil society, TNI, Polri, Pemerintah. Tidak ada boleh ada batasan karena bencana berdampak ke semua,” ujar Nova.

Gubernur menjelakan, Apel Siaga yang digelar bukan hanya bertujuan untuk melihat kesiapan tetapi juga menyatukan persepsi dan kekuatan, tentang bagaimana menghadapi bencana.

“Alhamdulillah, yang paling penting tentu koordinasi dan sinergi. Saya optimis, bersama seluruh forkopimda semua bisa kita lakukan bersama. Insya Allah, dengan sinergi dan koordinasi yang baik, kita akan cukup siap menghadapi bencana,” kata Nova.

Sementara itu, dalam amanatnya yang disampaikan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap Covid-19 yang masih mewabah di dunia maupun di Indonesia, khususnya di Aceh.

“Pandemi Covid-19 menuntut kita untuk senantiasa waspada dan terus berupaya mencegah penularanya. Penyebaran Virus Corona yang sangat cepat. Corona telah mengubah aktivitas kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut memberikan dampak yang sangat besar bagi tatanan kehidupan di berbagai sektor,” imbuh Nova.

Selain Pandemi COVID-19, Gubernur juga mengingatkan, saat ini masyarakat juga dihadapkan pada gejala-gejala alam musim penghujan yang diprakirakan masih akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini, bahkan hingga awal tahun 2021 mendatang.

“Curah hujan di akhir tahun ini hingga awal tahun depan juga diprakirakan akan meningkat. Puncak iklim global La Nina menjadi pemicu meningkatnya curah hujan pada bulan November 2020 hingga Januari 2021. BMKG telah mengingatkan bahwa ada sejumlah daerah yang berpotensi mengalami banjir dari November 2020 hingga Januari 2021. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya curah hujan yang dipicu puncak iklim global La Nina,” tambah Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan, ada beberapa hal yang harus dipedomani dalam upaya penanggulangan bencana. Gubernur mengimbau seluruh personil untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai landasan utama dalam melaksanakan segala aktivitas.

Selain itu, Gubernur juga berpesan agar seluruh personil dan elemen masyarakat yang terlibat dalam upaya penanggulangan bencana agar selalu menjaga keselamatan dalam bertugas dan mempersiapkan kondisi fisik dan mental agar tugas dapat dilaksanakan baik.

“Laksanakan tugas-tugas kemanusiaan dengan sungguh-sungguh. Senantiasa menjaga kekompakan dan selalu bersinergi dalam pelaksanaan tugas. Terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Apel Gelar Kesiapan Penaggulangan Bencana ini,” pungkas Gubernur Aceh. (ril/ra)