BLANGPIDIE (RA) – Sebanyak 33 Desa, dari total 152 Desa dalam wilayah Abdya tidak dapat menerima gaji subsidi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), senilai Rp600 ribu perbulan, selama 4 bulan ke depan.

Pasalnya, 33 desa tersebut tidak melakukan pendaftaran iuran peserta kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Sementara 119 desa lainnya, sudah melakukan pendaftaran.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya Musawir S.Sos Rabu (19/8).

Katanya, dalam satu desa yang akan menerima gaji subsidi sebanyak 21 orang aparatur, terdiri dari Kades, Sekdes, Tuha Peut beserta anggota, Ketua Pemuda, serta perangkat lainnya.

“Gaji subsidi ini merupakan kebijakan Kemenaker di tengah pandemi Corona, untuk membantu para buruh dan tenaga kerja, yang gajinya kurang dari lima juta ke bawah. Artinya kusus untuk aparatur desa,”ucapnya.

Dijelaskan, pendataan terhadap 21 orang aparatur desa yang akan menerima gaji subsidi dari Kemenaker, merupakan kebijakan dari Kades. Namun tetap harus merupakan perangkat desa, dibuktikan dengan adanya Surat Keterangan (SK) dari Kades.

“Saat ini kita masih menunggu data nama-nama dan rekening dari Kades masing-masing yang penerima gaji itu. Selanjutnya data kita kirimkan ke BPJS Ketenagakerjaan, diteruskan ke Kemenaker,”sebutnya.

Kata Musawir, Kemenaker juga akan melakukan verifikasi sesuai kriteria, jika mereka masuk ke dalam penerima gaji subsidi tersebut, maka akan diberikan uang senilai Rp600 ribu perorang perbulan, selama empat bulan ke depan.

“Desa yang sudah mendaftarkan iuran kepada BPJS Ketenagakerjaan, sebanyak 119 desa. Sedangkan anggaran pendaftaran sudah dianggarkan dalam APBN. Dimana dalam satu desa biaya pendaftaran ke BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp1,5 juta, yang mampu menampung sebanyak 21 orang perangkat desa,”ujaranya.

Menurutnya, syarat setiap desa memang harus mendaftarkan iuran ke BPJS Ketenagakerjaan. “jika ada desa yang mendaftar bulan ini sudah tidak bisa lagi. Kecuali nanti ada kebijakan baru dari Kemenaker,” tuturnya.

Dirincikan, sebanyak 119 desa di Abdya yang menerima gaji subsidi Kemenaker diantaranya, 15 desa dari Kecamatan Tangan-Tangan. 21 desa dari Kecamatan Susoh,  Kecamatan Setia 5 desa. Kecamatan Manggeng 16 desa. Kecamatan Lembah Sabil 13 desa. Kecamatan Kuala Batee 16 desa. Kecamatan Jeumpa 12 desa. Kecamatan Blangpidie 8 desa. Kecamatan Babah Rot 13. (mat)