Aceh Tamiang Defisit Rp 12 M

Rakyat Aceh

DPRK Kebut APBK 2021

ACEH TAMIANG (RA)- DPRK Aceh Tamiang menggelar rapat paripurna ke I, dengan agenda penyampaian Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (Raqan APBK) Aceh Tamiang TA 2021, di ruang Sidang Utama, Senin (16/11).

Paripurna pembukaan ini dipimpin Ketua DPRK Suprianto, dihadiri Wakil Ketua I Fadlon, Wakil Ketua II Muhammad Nur dan sebagian anggota dewan. Sedangkan dari pejabat eksekutif hadir Wakil Bupati Aceh Tamiang, HT Insyafuddin, unsur Forkopimda dan para pejabat SKPK.

Wabup Insyafuddin menyampaikan, Raqan APBK 2021 yang diajukan sebelumnya telah dibahas dan dievaluasi oleh Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK), dengan mempedomani KUA-PPAS APBK 2021, telah disepakati bersama antara pemda dengan DPRK pada 6 November 2020.

Dikatakannya, Raqan APBK 2021 disusun dengan mempedomani PP Nomor 12/2019 tentang pengelolaan keuangan daerah dan Permendagri Nomor 64/2020 tentang pedoman penyusunan APBD TA 2021. Dimana pendapatan daerah sebesar 1.226 triliun lebih, belanja daerah sebesar 1.238 triliun lebih, dan pembiayaan daerah sebesar 12 miliar.

“Rancangan Qanun APBK 2021 yang diajukan oleh Kabupaten Aceh Tamiang melalui pembahasan bersama antara Panitia Anggaran (Pangar) DPRK dan Tim Anggaran Pemerintah akan lebih sempurna serta dapat diselesaikan pembahasannya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” tutur Wabup.

Rapat paripurna pembukaan tentang Penyampaian R-APBK Aceh Tamiang 2021 selesai pukul 12.10 WIB. Paripurna lanjutkan akan digelar Selasa 17 Nopember 2020 di tempat yang sama ruang Sidang Utama.

“Besok paripurna lanjutan agenda pandangan umum DPRK tentang R-APBK 2021,” kata Sekwan, Adi Dharma usai sidang.

Menurutnya, ketuk palu pengesahan APBK 2021 diperkirakan akan dilakukan di bulan November 2020 ini. Pengesahan kali ini akan lebih cepat dibandingkan APBK tahun lalu. “Diwacanakan tanggal 26 November 2020 APBK 2021 sudah disahkan,” ujarnya. (mag-86/icm)