LUSTRASI. Harga logam mulia emas stagnan atau tak bergerak karena kecemasan atas lonjakan kasus virus Covid-19 di AS. Emas antam sendiri turun Rp 5.000 per gram. (Istimewa)

Harianrakyataceh.com – Harga logam mulia emas stagnan atau tak bergerak karena kecemasan atas lonjakan kasus virus Covid-19 di Amerika Serikat (AS). Bahkan langkah optimisme vaksin Covid-19 berdasarkan data uji coba tak mampu mengimbangi.

Mengutip laman Reuters, Selasa (17/11), harga emas di pasar spot tidak berubah di USD 1.887,99 per ounce pada pukul 07.50 WIB. Sementara emas berjangka Amerika Serikat menguat 0,1 persen menjadi USD 1.888,70 per ounce.

Emas merosot sebanyaknya 1,3 persen pada sesi Senin setelah pabrikan obat Moderna mengatakan vaksin eksperimentalnya 94,5 persen efektif dalam mencegah Covid-19. Kemudian Presiden terpilih Joe Biden, mendesak Kongres untuk bernegosiasi dan mengesahkan paket bantuan virus korona yang baru.

Empat puluh negara bagian AS melaporkan rekor peningkatan kasus Covid-19 pada November. Sementara 20 negara bagian mencatatkan rekor kematian dan 26 lainnya melaporkan rekor rawat inap.

Adapun logam lainnya, seperti perak turun 0,1 persen menjadi USD 24,74 per ounce. Platinum datar di posisi USD 925,50 per ounce, sementara paladium melemah 0,4 persen menjadi USD 2.323,30 per ounce.

Sementara mengutip emas batangan milik Antam hari ini turun Rp 5.000 per gram ke level Rp 980.000 per gram. Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini juga turun Rp 5.000 menjadi Rp 859.000 per gram.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Romys Binekasri