MPU Aceh Diminta Ikut Andil Atasi Kisruh Umat di Abdya

BLANGPIDIE (RA) – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Pemuda Pecinta Ulama di Kabupaten Abdya menggelar aksi damai untuk menyatakan sikap agar Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan Forkopimda Aceh turun tangan guna mengakhiri kisruh umat yang baru saja terjadi di Abdya.

Koordinator Lapangan (Korlap) Masrian Mizani, Selasa (29/9) disela aksi damai tersebut mengatakan, bahwa aksi damai dan diam yang dilakukan pihaknya ini murni inisiatif para pemuda di Abdya yang cinta terhadap ulama di kabupaten setempat.

Aksi yang digelar hari ini juga tidak ada maksud untuk membela atau menuding pihak manapun. “Ini sikap netral kita atas nama pemuda yang cinta kepada ulama di Abdya. Maka dari itu, kita meminta MPU Aceh dan Pemerintah Aceh turun tangan dalam menyelesaikan persoalan sesama umat ini,” ungkapnya.

Kata Masrian, ada berapa pernyataan sikap yang disampaikan dalam aksi damai tersebut. Pertama, meminta MPU dan Forkopimda Aceh untuk segera menyelesaikan persoalan umat yang terjadi di Abdya. Pemuda pencinta Ulama memohon kepada seluruh Ulama untuk bersatu dalam membimbing dan membina umat.
Terakhir, pihaknya berharap agar masyarakat Abdya dapat merawat persatuan antar sesama dalam bingkai Ukhuwah Islamiyah.

Kepada peserta aksi, Masrian meminta agar tetap tertib dan tidak ada yang bersuara. Jika ada masyarakat atau pihak manapun yang bertanya terhadap aksi ini, Masrian mengarahkan segala persoalan itu kepada dirinya.
“Intinya peserta tetap diam selama aksi berlangsung,” pintanya sebelum mengitari pusat kota Blangpidie.

Dalam aksi tersebut, lanjut Masrian, sejumlah pemuda dan pemudi hanya berjalan santai sambil diiringi shalawat dan juga mendapat pengawalan ketat dari pihak Polres Abdya. Pihaknya mulai start dari Lapangan Persada Blangpidie singgah beberapa menit di simpang cerana, lalu melewati jalan Haji Ilyas dan jalan Pendidikan sambil membagikan selebaran dan masker baik kepada masyarakat maupun yang lagi melintas di lokasi tersebut.

Selanjutnya, peserta aksi juga berdiam sejenak di tugu persimpangan Bank Aceh Cabang Blangpdie. Setelah beberapa menit dari sana, baru kembali ke start awal di Lapangan Persada.

“Alhamdulillah, pelaksanaan aksi ini berjalan dengan aman dan sukses. Kita berharap, segala masalah di Abdya dapat segera terselesaikan, apalagi kita bersaudara demi kemajuan umat,” tuturnya.

Tepat pada pukul 12.00 WIB, puluhan Pemuda Pencinta Ulama di Abdya mulai membubarkan diri secara tertib dari lapangan persada Blangpidie. Dalam pelaksanaan aksi itu juga, semua pemuda menggunakan masker dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa, baru-baru ini telah terjadi kisruh sesama umat di Abdya terkait pro dan kontra mengenai Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) di kabupaten setempat. (mat).