Pelaksanaan hukum cambuk terhadap pelaku maisir di halaman Masjid Agung Al Fallah Kota Sigli, Kamis (19/11).Dhian Anna Asmara.

SIGLI (RA) – Enam pelaku pelanggar hukum Syariat Islam di Kabupaten Pidie, dihukum cambuk di depan umum, Kamis sore, (19/11). Hukum tersebut dikenakan karena pelaku kedapatan bermain judi domino.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pidie, Muhammad ABD, kepada Rakyat Aceh selepas pelaksanaan hukum cambuk mengatakan, tiga dari sembilan pelaku kejahatan Maisir tersebut, juga ada yang dihukum penjara 3 bulan hingga 6 bulan.

Terkait pelaksanaan hukuman cambuk tersebut dipentaskan di depan umum, di tengah pandemi Covid-19, dan dapat mengimpun masyarakat menyaksikannya, ia menjelaskan, hukum cambuk di halaman masjid Agung Al Fallah Kota Sigli tersebut, diminta sendiri oleh Satpol PP/WH Pidie.

“Silakan menanyakan saja kepada Kepala Kantor Satpol PP/WH Pidie, merekalah yang mengajukan tempat, serta penyediaan panggung untuk pelaksanaan hukum cambuk,” sebut Muhammad ABD.

Para pelaku maisir yang dicambuk tersebut adalah Said bin S, Husaini, Zulfadli, Suhaimi, Chandra C, Syukri. Sedangkan tiga pelaku lainnya, tidak dicambuk karena dihukum penjara. (mag-85/icm)