Petugas Polres Simeulue, menggiring SDJ tersangka pencabulan anak dibawah umur. Foto For Rakyat Aceh.

SIMEULUE (RA) – Pria inisial SDJ (35), warga Kecamatan Simeulue Timur, ?ditangkap dan ditahan Polres Simeulue, karena diduga mencabuli dan menggarap bocah perempuan berusia 10 tahun.

SDJ ditangkap dan ditahan, pada tanggal 17 November 2020 lalu, setelah dilaporkan pihak guru sekolah korban, sebelumnya menceritakan peristiwa menimpa dirinya oleh tersangka yang merupakan ayah angkatnya.

Dari laporan tersebut, pihak Polres Simeulue melakukan tindakan visum medis terhadap anak dibawah umur tersebut, dan hasilnya dinyatakan telah berulangkali mengalami pencabulan dan pemerkosaan.

Hal itu dijelaskan Kapolres AKBP Agung Surya Prabowo melalui Kasat Reskrim Polres Simeulue Ipda Muhammad Rizal didampingi Kanit PPA AIPDA Wardika Saputra, kepada Harian Rakyat Aceh, Minggu (22/11).

“Setelah kita menerima laporan, kemudian korban dilakukan visum dan hasilnya diduga kuat korban telah berulangkali mengalami perlakuan asusila oleh pelaku yang merupakan ayah angkat dari korban. Atas dasar laporan dan hasil visum pelaku sudah kita tangkap”, katanya.

Masih menurut Kasatreskrim Polres Simeulue, pengakuan pelaku sengaja membawa bunga kekamar pribadinya dan kemudian mencabuli dan menggarap bunga yang disertai ancaman untuk tidak memberitahukan kepada siapapun, dan terakhir SDJ menggarap bunga, pada tanggal 15 November 2020.

Korban yang mengaku telah 10 kali dicabuli dan digarap dikamar SDJ, dan saat ini korban untuk memulihkan kondisi fisik dan traumanya, sementara waktu dititipkan ditempat penitipan yang aman dan dijaga ketat oleh personil Polres Simeulue.

“SDJ dijerat pasal 81 ayat (1) Jo pasal 76D dan atau pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76E undang – undang RI nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang – undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” jelas?nya. (ahi/min).