Usulan Pilkada Melalui Dewan, DPRA : Jangan Bertabrakan dengan Pusat

BANDA ACEH (RA) – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mengajukan usulan pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat di Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Aceh.

Surat usulan yang ditunjukan kepada Presiden Republik Indonesia itu, diserahkan Ketua YARA Safaruddin, SH, kepada Wakil Ketua lll DPR Aceh Safaruddin, di ruang kerjanya, Senin
(23/11).

Ketua YARA, Safaruddin mengatakan, berdasarkan amatan pihaknya selama ini, beberapa kali dilaksanakan Pilkada di Aceh sangat berpengaruh pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Apalagi sebutnya, jika pelaksanaan Pilkada tidak dijalankan secara maksimal, maka menimbulkan gesekan dan ekses negatif, sehingga menciptakan suasana tidak kondusif, mencekam dan akan menghambat dinamika ekonomi lokal, bahkan telah menimbulkan
korban jiwa.

“Kami ingin menyampaikan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia agar Pemilihan Kepala daerah dapat dilaksanakan secara demokratis dengan mekanisme pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat di Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Aceh,” sebut Safaruddin.

Lebih lanjut, Safaruddin mengatakan, pertimbangan lainnya. Apabila kekalahan politik salah satu calon yang diusung akan membawa pengaruh pada emosional pendukungnya yang merasa kecewa, sehingga menimbulkan amukan massa yang ekspresif. Bahkan, sambungnya, penyakit-penyakit psikososial juga akan menghinggap pada masyarakat, seperti beban psikologis dan psikotraumatik pasca konflik Pilkada.

“Ini telah terbukti di Aceh yang masih belum sepenuhnya terbebas dari konfik politik bersenjata pada masa lalu. Demikian pula dalam konteks dinamika pembangunan ekonomi masyarakat, konflik pasca Pilkada dengan aksi anarkisme masa dapat menghambat denyut ekonomi lokal yang mayoritas adalah masyarakat kecil yang tidak berdaya. “jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin mengatakan, semangat pengembalian sistem pilkada dari langsung ke legislatif merupakan bagian yang harus hati-hati. sebagai wakil rakyat, sebutnya, sudah tugas dirinya dalam menyerpa berbagai aspirasi. Apalagi mengenai Pilkada.

“Saya secara pribadi sangat tergantung dengan keputusan nasional, karena partai politik Gerindra adalah partai politik nasional. Jangan sampai semnangat kita di daerah bertabrakan dengan kepetingan dan kebijakan di pemerintah pusat, “ujarnya.