Napi Lhoksukon Jalani Tes HIV, Sifilis dan Hepatitis

HASIL TES - Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Yusnaidi, memperlihatkan hasil tes HIV, Sifilis dan Hepatitis terhadap WBP dan petugas Lapas yang dinyatakan non reaktif, Senin kemarin. FOR RAKYAT ACEH.

LHOKSUKON (RA) – Sebanyak 416 orang narapidana dan tahanan Lapas Kelas IIB Lhoksukon menjalani tes HIV, Sifilis dan Hepatitis, pada Senin (23/11) kemarin. Namun, berdasarkan hasil tes tersebut semua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas Lapas dinyatakan non reaktif.

Kegiatan itu terlaksana atas kerjasama antara Lapas Kelas IIB Lhoksukon dengan Dinas Kesehatan Aceh Utara dan Puskesmas Lhoksukon. “Jadi melalui kegiatan ini dapat menjadi upaya untuk pencegahan dan pengendalian penyakit menular yaitu Penyuluhan dan Pemeriksaan HIV/AIDS bagu WBP dan petugas Lapas,”kata Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Yusnaidi, kepada Rakyat Aceh, kemarin.

Ia juga mengatakan, rangkaian acara ini dalam rangka Hari AIDS Sedunia yang jatuhnya 1 Desember mendatang. “Dalam kegiatan yang kita langsung itu tetap harus mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan cek suhu tubuh,”ucapnya.

Sebut dia, seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya kendala yang berarti. “Kami mengucapkan terimakasih Pak Bupati, Kadis Kesehatan, Kepala Pukesmas Lhoksukon atas kerjasama dan perhatian terhadap Lapas Lhoksukon. Semoga hal-hal menyangkut pembinaan khususnya bagian kesehatan dapat selalu berkesinambungan,”pintanya.

Sementara tim pemeriksa HIV/AIDS dari Puskesmas Lhoksukon, yakni Ns.Susanti Lesiana Sari, S.Kep, dr. Suci Lestari S.Ked 3.Elli Misrita,Am.Keb, Musliadi, AMAK dan Fitriani Umisari, Am.Keb. (arm/ra)