Pencuri Sepeda Motor Polisi Ditangkap

Kapolres Aceh Tengah AKBP Sandy Sinurat, menjelaskan kronologis kejadian terkait dengan pencurian sepeda motor polisi yang dicuri oleh tiga pemuda di aula setampat. JURNALISA/RAKYAT ACEH

TAKENGON (RA) – Entah apa yang ada di benak tiga pemuda di Kabupaten Aceh Tengah. Kini haruss berurusan dengan aparat kepolisian setempat. Tidak tangung-tangung ketiganya nekat mencuri sepeda motor Meerk King yanng berlebelkan “Polri”.

Sempat kabur keluar daerah, ketiganya ditangkap (21/11) di salah satu penginapan di Banda Aceh, lalu di bawa pulang dan ditahan aparat kepolisian.

Ketiga pria itu berinisial W (21), R (24) dan JP (22). Kini mereka ditahan pihak kepolisian sejak 22 November 2020, di Rumah Tahanan Polres Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Sandy Sinurat mengatakan, penangkapan itu dilakukan atas laporan dari salah satu anggota Polri kehilangan sepeda motor RX King yang berlabel polisi.
“Kejadianya Sabtu 14 November 2020 sekira pukul 05.00 WIB, tersangka W dan JP melakukan pencurian sepeda motor RX King milik Khairul yang terparkir di depan rumahnya, lalu korban membuat laporan,” kata Sandy, saat menggelar konfrensi pers dengan awak media, Senin (30/11).

Bahkan sebelumnya, kata Kapolres, pada 11 November 2020 ketiga tersangka itu mencuri satu unit televisi merk Samsung ukuran 50 inci, satu unit playstation3 dan dua unit kamera digital merk Sony dan Canon. Para pencuri itu melancarkan aksinya dengan cara merusak jendela pintu belakang rumah korban.

Setelah itu, ketiganya juga menggasak satu unit sepeda motor merk Revo, pada Kamis 20 November 2020.

“Setelah mendapat laporan, tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Tengah mulai bergerak melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Setelah menyelidiki, pelaku sedang berada di Banda Aceh, lalu tim koordinasi dengan Resmob Polres Banda Aceh untuk di back up menangkap tersangka,” kata Kapolres.

Atas perbuatanya itu, ketiga pelaku disangkakan pasal 363 Ayat 2 KUHPidana diancam pidana paling lama tujuh tahun penjara. (jur/bai)