Tanggul Irigasi Jebol Dihantam Banjir

Tanggul irigasi jebol dihantam banjir akibat intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir di Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Dhian Anna Asmara

SIGLI (RA) – Tanggul irigasi di kawasan Gampong Tangkueng, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, hancur (jebol) dihantam banjir menyusul hujan deras yang turun dua hari belakangan ini.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Kabupaten Pidie, Firdaus kepada media ini membenarkan jebolnya tanggul irigasi tersebut, akibat dihantam banjir, Sabtu dan Ahad (28-29/11).

Irigasi tersebut, katanya mampu menyuplai air untuk kebutuhan 1.043 hektar areal persawahan produktif di empat kecamatan, untuk petani di Kecamatan Sakti, Kecamatan Mutiara, Simpang Tiga, dan Kembang Tanjong.

Kerusakan dari tanggul tersebut, menurut penuturan Firdaus tidak lepas dari hujan lebat yang turun terus menerus selama dua hari belakangan ini di Kabupaten Pidie. Ia menyampaikan, pihaknya tidak berwewenang penuh untuk menanggulangi jebolnya irigasi tersebut.

“Itu wewenang dari kantor Balai Wilayah (BWS) Rayon I, ” kata Firdaus, Rabu (2/12).
Lebih jauh, pihaknya mengaku telah meneruskan laporan kerusakan saluran irigasi tersebut kepada pihak BWS I Sumatera. Katanya, rigasi yang jebol itu memang harus diperbaiki segera. Pasalnya, saat ini sedang memasuki musim tanam atau petani sudah mulai turun ke sawah.

Pun begitu, sebut Kabid SDA PUPR Pidie ini, pihaknya sudah siap menurunkan satu unit eksavator guna untuk penanganan pembangunan tanggul tersebut. (mag-85/icm)