Jaksa Aceh Tenggara Peringati Maulid Nabi

Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Syaifullah, mendampingi ustad Muhammad Buya Hamka, saat memberi tausiah pada peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. NAUVAL/RAKYAT ACEH

KUTACANE (RA) – Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara menggelar peringatan maulid Nabi Muhhamad SAW 1442 Hijriah di aula kantor Kejaksaan Aceh Tenggara.

Peringatan dibuka langsung Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Syaifullah, diikuti seluruh seluruh jajaran dan staf kejaksaan.

Tausiah maulid di isi oleh ustad Muhammad Buya Hamka menyampaikan, beberapa keteladan Rasulullah SAW yang harus kita teladani terutama dalam hal melaksanakan pekerjaan sebagai penegak hukum, antara lain harus ikhlas.

“Ikhlas adalah amalan hati bukan amalan lisan. Orang yang bekerja yang tidak ikhlas biasanya akan lambat karirnya, akan beban dan terpaksa dalam bekerja. Bekerja ikhlas adalah bekerja semata-mata karena Allah SWT,” kata ustad Hamka.

Begjtu juga kejujuran untuk penegak hukum diawali dengan pemimpin yang tegas dalam hal kejujuran, sehingga para bawahannya dapat mencontoh atau mengikuti perintah untuk berbuat jujur.

“Bukan rahasia umum lagi banyak oknum penegak hukum yang memanfaatkan kewenanganya untuk berbuat tidak jujur. Misalnya menyelewengkan anggaran ataupun menjual barang sitaan. Hal tersebut bukanlah contoh yang baik dan akhirnya dapat menjerumuskan diri kita sendiri,” jelasnya.

Selain itu, keteladaan yang harus di contoh dari sosok Rasulullah adalah kesabaran, dimana secara etimologi sabar artinya menahan. Sedangkan secara terminologi (istilah) sabar artinya menahan diri dari 3 hal yakni sabar untuk mentaati Allah SWT. (val/bai)