Tari Ajak Milenial Budayakan Busana Muslimah

BANDA ACEH (RA) – Usia boleh muda, namun bakat seninya sebagai model mengalir begitu kuat. Dia adalah Siti Ichtiarni Oktari atau akrab disapa Tari.

Walau dikenal sebagai model, wanita berusia 23 tahun ini juga sangat peduli terhadap pendidikan. Terbukti gadis kelahiran Banda Aceh tersebut berhasil menamatkan kuliahnya di dua universitas negeri pada tahun ini.

Di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry ia berhasil menyandang sebagai sarjana pendidikan bahasa Inggris. Sedangkan di Universitas Syiah Kuala, ia lulus sebagai sarjana teknik Informatika.

Dari berbagai kesibukan tersebut, Tari juga tercatat sebagi duta wisata Aceh Besar tahun 2019-2020. Namun karena wabah COVID-19 melanda Aceh, kegiatannya pun sebagai duta wisata sedikit terhenti.

Dari berbagai pendidikan dan bakatnya tersebut, tentu untuk menjadi seorang model, tak perlu menunggu waktu lama baginya, dalam menyesuaikan diri.

Tari menceritakan, awalnya ia menjadi model busana muslimah, berbekal tawaran dari kakak sepupu yang merupakan salah seorang reseller di Yalsa Boutique.

“Saat itu Yalsa Boutique sedang mencari model untuk launching busana karya Lina Sukijo terbaru. Kesempatan itu pun saya ambil. Alhamdulillah saya lulus seleksi,” jelasnya, Kamis (9/12).

Diterima sebagi model di Yalsa Boutique, yang juga mitra Lina Sutijo, tak membuat wanita yang hoby membaca tersebut sombong. Apalagi tidak peduli terhadap sekitar.

Anak pertama dari dua saudara itu mempunyai keinginan besar, bagaimana busana muslim semakin dicintai oleh generasi muda Aceh atau lebih dikenal kaum milenial.

Menurutnya, Aceh yang berstatus sebagai daerah syariat Islam menjadi modal besar untuk memperkenalkan Aceh lebih luas lagi melalui busana muslimahnya. Untuk mewujudkan itu semua tentu diperlukan kerjamasama dan sinergi semua pihak. Begitu juga peran generasi muda.

“Siapa pun akan terlihat cantik dan anggun jika para wanita khususnya kaum milenial tampil dengan pakaian muslimah,” tuturnya.

Dia berharap, sudah sepatutnya generasi muda milenial menerapakan nilai syariat Islam. Salah satunya dengan berpakaian muslimah. Dengan adanya desainer muslimah di Aceh semoga generasi muda semakin mencintai pakain muslimah.

“Karena tidak semua pakaian muslimah itu terlihat ke ibu-an. kita semua bisa tampil cantik dengan berbusana muslimah, ” ujar Tari. (mar/min)