Jembatan Penghubung 3 Kecamatan Putus di Geuredong Pase

Jembatan putus di Gampong Darussalam, Geuredong Pase, Aceh Utara, akibat hujan deras dan air sungai meluap. Jembatan yang dibangun tahun 2008 itu, merupakan penghubung masyarakat di tiga kecamatan. For RA

Harianrakyataceh.com – Curah hujan tinggi dan air sungai meluap tidak saja terdampak kepada ribuan jiwa mengungsi di Aceh Utara. Bahkan, hujan susulan menyebabkan sebuah jembatan putus di Gampong Darussalam, Kecamatan Geuredong Pase, Jum’at (11/12).

Hujan sekitar pukul 24.00 WIB menyebabkan jembatan kontruksi besi berusia 12 tahun tak mampu menahan derasnya air sungai. Sehingga jembatan yang dibangun memanfaatkan dana APBD Aceh Utara Rp 4,5 miliar putus ditengah-tengah.

Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, H Edi Anwar, saat dihubungi Rakyat Aceh, membenarkan patahnya jembatan dibuat tahun 2008. Jembatan yang putus tersebut, selama ini merupakan penghubung tiga kecamatan yaitu Geuredong Pase, Meurah Mulia (Gampong Buket Makarti) dan wilayah Kecamatan Tanah Luas (Gampong Bare Blang-red).

“Dimanfaatkan masyarakat untuk keperluan social, ekonomi dan pendidikan,” kata kadis, Minggu (13/12).

Disinggung apakah Pemerintah Aceh Utara, menganggarkan buat jembatan baru pada 2021 mendatang. Kadis PUPR menyebutkan akan menyampaikan kepada pemerintah provinsi untuk pemasangan jembatan Bailly.

“APBD 2021 sudah ketok palu. Solusi kita akan meminta bantuan propinsi jembatan Bailly,” pungkas Edi Anwar. (ung/icm)