Akhiri Kunker Ke Aceh, Menag Ziarah Kuburan Massal Siron

Menteri Agama RI Fachrul Razi, bersama istri dan didampingi Kepala Kemenag Aceh Besar Abrar Zym, berdoa di kuburan massal Siron Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (14/12). TARMIDI YUSUF/RAKYAT ACEH

ACEH BESAR (RA) – Mengakhiri kunjungan kerjanya di Aceh sejak Kamis (10/12) Menteri Agama RI Fachrur Razi menyempatkan ziarah ke kuburan massal Siron Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar, Senin (14/12) sebelum bertolak ke Jakarta.

Kunjungan Menteri Agama bersama istri dan rombongan ke kuburan massal yang dikebumikan 46 ribu korban tsunami itu diluar agenda resmi kunkernya ke Aceh. Sehingga prosesi penyambutannya pun dilakukan secara sederhana.

Usai memimpin doa, Fachrurrazi yang didampingi Kepala Kemenag Aceh Besar Abrar Zym, berbincang-bincang sejenak dengan sejumlah Kepala KUA yang hadir, Camat Ingin Jaya dan sejumlah pejabat di jajaran Kemenag Aceh Besar dan Provinsi Aceh.

Kepala Kankemenag Aceh Besar Abrar Zym kepada Rakyat Aceh mengakui pihaknya hanya melakukan persiapan sekedarnya menyambut kedatangan Menteri Agama berziarah di kuburan massal tersebu.

Selain, tidak masuk dalam kegiatan resmi lawatannya ke Aceh, juga baru disampaikan jelang kembalinya ke Jakarta. “Kami buat persiapan hanya sekedarnya, kumpulkan teman-teman, sejumlah Kepala KUA dan penyuluh agama untuk bergerak dan alhamdulillah sukses,” ujarnya.

Seperti disampaikan Menteri Agama saat berada di lokasi, kata Abrar, setiap pulang ke Aceh baik sebelum maupun sesudah menjadi Menteri Agama RI, Fachrul Razi tetap singgah di kuburan massal tersebut baik saat datang maupun jelang kembalinya ke Jakarta.

“Dari penyampaian beliau tadi, secara historis beliau yakin bahwa di sini ada keluarga beliau yang menjadi korban tsunami yang dikebumikan di kuburan massal ini. Maka setiap pulang pergi ke Aceh, beliau selalu singgah disini memberikan doa dan begitu juga mau berangkat kembali juga ada semacam pamit,” jelas Abrar.

Masih menurut Abrar, dalam pertemuan yang berdurasi sekitar 15 menit tersebut, Menag sempat berpesan kepada para Kepala KUA untuk memberi perhatian untuk masalah stanting. “Ada hal yang kami dapatkan, bapak menteri memberi pesan kepada kepala KUA perihal angka stanting itu ditekan supaya dapat bonus demografi untuk Indonesia,” sebutnya. (tar/bai)