Warga Diminta Waspadai Banjir Susulan

Genangan banjir disedot oleh mobil tangki milik PDAM Sigli di Gampong Dayah Tutong. Dhian Anna Asmara

SIGLI (RA)- Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie, Dewan Anshari mengimbau warga yang mendiami Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Baro agar tetap waspada dengan banjir susulan.

“Kita berharap warga masyarakat di sejumlah DAS di Pidie, tetap waspada dengan banjir susulan. Hal itu, mengingat musim penghujan masih panjang di daerah ini,” sebutn Dewan Anshari, Selasa (15/12).

Dikatakannya, jika datang banjir susulan warga di kawasan DAS secepatnya menghindar, agar tidak jatuh korban jiwa. Terkait banjir yang terjadi pada Senin (14/12) dinihari, Dewan Anshari menyebutkan, terparah dialami warga Gampong Dayah Tutong saja.

Setidaknya, 157 jiwa dari 45 kepala keluarga (KK) penghuni komplek relokasi bencana Tsunami 2004 di Gampong Dayah Tutoeng, Kecamatan Pidie, harus mengungsi akibat rumah mereka terendam banjir dengan ketinggian 60 hingga 80 centimeter.

Luapan sungai Krueng Baro juga dirasakan oleh warga Gampong Lhok Keutapang dan warga Gampong Seukuembroek. Di dua gampong ini, sedikitnya 40 rumah terendam, namun tidak mengungsi lantaran ketinggian air setinggi lutut anak kecil. Banjir juga merendam 40 unit rumah warga Gampong Gampong Gajah Ayee.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pidie, Junidar menyampaikan, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun sejumlah rumah warga dan fasilitas umum rusak dihantam banjir.

Junidar juga menjelaskan, bahwa genangan banjir di Gampong Dayah Tutong harus disedot menggunakan mobil penyedot, dikarenakan tidak ada saluran pembuang di kawasan desa tersebut. (mag-85/icm)