NasDem Nilai Pilkada Aceh 2023

Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Zaini Djalil

harianrakyataceh.com – Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Aceh, Zaini Djalil, melihat pilkada untuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, cocok di tahun 2023. Baik pilkada bupati maupun Walikota dan wakil walikota. Hal ini dengan kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah.

“Memang waktu pilkada di Aceh belum di tentukan kapan, namun dengan kebijakan kebijakan saya melihat pilkada Aceh kemungkinan tahun 2023,” ujar Zaini Djalil, Jumat (18/12), disela sela Rakorwil DPW Partai NasDem se Aceh, di Banda Aceh.

Dikatakan, pemilihan kepala daerah NasDem mempersiapkan diri untuk mengusung kadernya sendiri. Namun, tidak serta merta sebagai kader tidak otomatis langsung diusung.

“kita terlebih dahulu melakukan survey dan elektabilitas kader,” jelas Pengacara Kondang asal Aceh ini.

Zaini Djalil mengungkapkan, meski demikian, kader yang diusung diharapkan dapat mematuhi aturan partai siapa pun orangnya.

“Siapa kader yang kita usung supaya bisa mematuhi aturan partai,” bebernya.

Dikatakan, untuk itu, menjelang pilkada partai NasDem tetap mempertahankan tanpa mahar bagi kepala daerah maupun calon legislatif.

“Dari dulu NasDem sudah tanpa mahar dan ini harus kita pertahankan,” jelasnya.

Menurutnya, kalau pilkada 2022 kader NasDem harus siap, apalagi tahun 2023 kader partai NasDem harus lebih siap lagi.

“Pilkada Aceh belum ada ketetapan dari pemerintah pusat,” sambungnya.

Lanjutnya, dalam rakorwil tersebut, Partai NasDem, juga akan membicarakan pilkada Aceh yang paling tepat dan selain itu juga akan menggandeng pakar keilmuan di perguruan tinggi di Aceh tentang sejauh mana implementasi UU No 11 Tahun 2006 tentang pemerintah Aceh. (rus).