Kakanwil Kemenag Aceh: Selesaikan Pagu Minus Pegawai

harianrakyataceh.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh dalam hal ini diwakili Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh Drs H Amiruddin MA membuka secara resmi kegiatan Penyerahan DIPA Tahun 2021 dan Penyelesaian Pagu Minus Program Pendidikan Islam di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Jumat 18 Desember 2020 malam di Mata Ie Resort Anoe Itam Sabang.

Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh yang mewakili Kakanwil Kemenag Aceh di depan Kepala Bidang, operator keuangan dan Kakankemenag seAceh menyampaikan terjadinya Pagu Minus akibat tidak kesesuaian pagu anggaran pada tahap perencanaan dengan realisasi belanja ketika tahap pelaksanaan anggaran. Pagu minus biasa terjadi pada gaji pegawai yang melekat seperti gaji pokok, tunjangan anak, tunjangan istri/ suami dll, hal ini disebabkan pagu tersebut masih dapat dibayarkan walaupun anggarannya tidak mencukupi.

Dikatakannya, Kemenag Aceh harus menyelesaikan pagu minus kepada semua ASN, karena pagu minus merupakan satu Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran ( IKPA ) dengan bobot nilai 5% sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 195/PMK.05/2018 tentang Monitoring dan evaluasi Pelaksanaan Anggaran Belanja K/L.

Ia menambahkan Kanwil Kementerian Agama Aceh memiliki 288 Satuan Kerja (Satker), mengingat banyaknya satker dan penggunaan aplikasi pada tahun 2020 menjadi sebuah kendala bagi kita baik dari segi teknis maupun non-teknis, maka dibutuhkan sinergitas antar Satker dalam melakukan penyelesaian pagu minus.

“Kanwil Kementerian Agama Aceh untuk tahun 2021 mendapatkan alokasi anggaran sebesar 2,4 Triliun dengan perinciannya Sekretariat Jenderal 87 Milyar, Bimbingan Masyarakat Islam 239 Milyar, Pendidikan Islam 2,0 Triliun, Bimbingan Masyarakat Kristen 1,7 Milyar, Bimbingan Masyarakat Katolik 2 Milyar, Bimbingan Masyarakat Hindu 435 Juta, Bimbingan Masyarakat Buddha 1,3 Milyar dan Penyelenggara Haji dan Umrah 29 Milyar,” ungkap Amiruddin.

Kakanwil Kemenag Aceh mengharapkan terkait pelaksanaan anggaran tahun 2021 agar mempelajari dan menelaahkan kembali DIPA, jika perlu revisi agar focus pada pencapaian target, lakukan pengecekan satu persatu detil program, kegiatan, dan anggaran mana yang benar, mana yang tidak benar, mana yang menghamburkan, mana yang memboroskan untuk dihilangkan, ujar Amiruddin yang mewakili Kakanwil Kemenag Aceh.
Ia juga mengharapkan selesaikan seluruh temuan hasil pemeriksaan BPK-RI, BPKP dan Inspektorat Jenderal sesuai dengan rekomendasi dan hindari kesalahan yang sama agar tidak terulang pada tahun 2021 dengan tetap berkomitmen untuk mempertahankan opini WTP, harapnya.
Kegiatan ini diikuti Kepala Bidang Kanwil Kemenag Aceh, Kakankemenag Se-Aceh, para Kasubbag Kanwil Kemenag Aceh dan perencana se-Kemenag Aceh. (rus)