Petarung Filipina Reymart Gaballo, Jadi Juara Dunia dengan Cara Kontroversial

Harianrakyataceh.com – Petinju Filipina Reymart Gaballo sukses besar menjadi juara dunia reguler kelas bantam WBC. Dalam pertarungan di Mohegan Sun Arena, Uncasville, Connecticut, Amerika Serikat (20/12), Gaballo secara kontroversial mengalahkan petinju asal Puerto Rico Emmanuel Rodriguez.

Namun, kemenangan Gaballo diraih dengan cara yang kontroversial. Satu juri yakni David Sutherland memberikan skor 118-110 untuk kemenangan Rodriguez. Sedangkan dua juri lainnya yakni Don Trella dan John McKaie memberikan kemenangan kepada Gaballo masing-masing dengan skor tipis 116-112 dan 115-113.

Kekalahan ini sangat menyakitkan bagi Rodriguez. Sebab, pada Mei tahun lalu, dia kehilangan sabuk juara dunia kelas bantam IBF dari sang monster asal Jepang Naoya Inoue. Dalam pertarungan di SSE Hydro, Glasgow tersebut, Inoue menang KO pada ronde kedua.

“Yang tampak dalam pertarungan, Gaballo adalah seorang petinju dengan pukulan keras namun tidak memiliki pengalaman di level elite. Rodriguez tampaknya mengontrol pertarungan dengan kemampuannya yang superior dan lebih sering mendaratkan pukulan-pukulan yang bersih,” begitu tulis USA Today.

Gaballo yang bertarung sangat agresif dianggap layak unggul dalam beberapa ronde. Namun, banyak yang terkejut ketika dia disebut sebagai pemenang setelah pertarungan.
Setelah pengumuman, Rodriguez tidak menunjukkan emosi yang berlebihan. Dia meninggalkan ring tanpa ekspresi apapun. Sangat jelas bahwa dia tidak percaya atas apa yang telah terjadi.

“Ini adalah pertarungan yang baik, namun dia hanya menang dalam dua atau tiga ronde,” ucap Rodriguez sebagaimana dilansir Boxing Junkie. “Ada dua pukulan dari saya yang mendarat kepadanya dari setiap pukulan yang dia daratkan. Dia tahu dia kalah. Semuanya tahu bahwa kami yang menang,” tambah Rodriguez.

Tentu saja, Gaballo membela diri dengan mengatakan bahwa dia pantas untuk menang. Dia juga merasa pantas menjadi juara dunia interim kelas bantam WBC.

“Saya sangat bahagia dan merasa terberkati dengan sabuk ini,” ucap Gaballo. “Saya selalu merangsek maju dan mengontrol total kecepatan. Saya merasa itu adalah pertarungan dengan angka yang tipis dan kami berdua bisa saja keluar sebagai pemenang,” kata petinju asal Polomolok, Filipina, berusia 24 tahun itu.

“Saya menunggu tim saya untuk mengatakan apa rencana mereka untuk saya ke depannya. Saya akan tetap berlatih dengan keras dan saya akan selalu siap untuk setiap kesempatan yang akan datang,” kata Gaballo.

Kemenangan atas Rodriguez membuat rekor Gaballo masih sempurna. Bertarung 24 kali, dia berhasil meraih 24 kemenangan. Sebanyak 20 pertarungan dia menangkan dengan KO. Sedangkan sisanya, termasuk melawan Rodriguez, Gaballo menangkan lewat keputusan juri. (JPG/rif)