Pemkab Bireuen Safari Subuh ke Masjid Al-Munawarah Gandapura

BIREUEN (RA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan kegiatan safari salat subuh berjamaah dan tausiah di Masjid Al-Munawarah, Desa Teupin Siron, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Rabu (23/12).

Kegiatan yang di pimpin langsung Bupati Bireuen ini, turut di hadiri Sekretaris Daerah, Bapak Ir. Zulkifli, Sp., Asisten III, Bapak Dailami, S. Hut, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P dan K, Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, Camat Gandapura, Ketua Asosiasi Keuchik, para Keuchik, serta ratusan masyarakat gandapura.

Safari subuh berjamaah merupakan program kerja Pemda Kabupaten Bireuen yang sudah berjalan di tiap-tiap kecamatan dalam rangka meningkatkan hubungan silaturahmi dan meramaikan kegiatan ibadah di masjid-masjid yang ada di Kabupaten Bireuen.

Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH. M.Si dalam sambutannya mengatakan, safari salat subuh berjamaah merupakan program pemerintah yang sudah dilaksanakan sejak beliau masih menjadi wakil Bupati. Sebanyak 110 masjid di lingkungan Kabupaten Bireuen sudah dikunjungi dalam kegiatan safari shalat subuh berjamaah.

“Saat ini kita di tuntut untuk menjunjung tinggi nilai adat dan keIslaman dalam menjalankan Visi dan Misi kehidupan. Seiring kita membangun masjid, maka kita juga harus mengisinya dengan menunaikan shalat berjamaah dan kegiatan ibadah lain guna mendekatkan diri kepada Allah Swt,” ujar Muzakkar A Gani.

Sementara Ustadz Zul Arafah dalam tausiah singkatnya menyampaikan, Kabupaten Bireuen dipimpin oleh orang yang tepat dan hebat. Jarang-jarang seorang pemimpin mengajak masyarakat untuk shalat subuh berjamaah.

Menghadapi masa pandemi covid-19, Ustadz Zul Arafah mengajak seluruh jamaah untuk memenuhi masjid, khususnya di waktu subuh guna beribadah kepada Allah dan selalu berdoa agar dijauhi dari segala penyakit.

Dihantui dengan kondisi pandemi covid-19, kata Ustadz Arafah, sudah sepatutnya kita berikhtiar dan bermunajad kepada Allah. Selain mematuhi protokol kesehatan (prokes), kita selaku ummat Islam juga dituntut selalu menjaga air wudhu.

“Sesuai dengan penelitian Asisten di sebuah lembaga Kesehatan Umum dan Ekologi di Dagestan State Medical Academy, Dr Magomedov, pada anggota tubuh yang dibersihkan dengan berwudhu, terdapat sekitar 493 titik akupuntur (saraf) yang bisa digunakan untuk menyembuhkan dan mencegah penyakit. Pada wajah ada 84 titik energi, tangan 95 titik, kepala 64 titik, telinga 125 titik, dan kaki 125 titik energi.

Setidaknya, wudhu menggabungkan empat teknik pengobatan dari metode klasik hingga modern, mulai dari akupuntur, refleksi, emotional freedom tech nique (EFT), hingga spiritual emotional freedom technique (SEFT),” pungkasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan bingkisan dari Pemkab Bireuen oleh Muzakkar A Gani kepada Imum Syiek Masjid setempat. (akh)