Rapat Paripurna II Masa Persidangan I DPRK Bireuen Tahun 2020/2021 Sukses Digelar

BIREUEN (RA)- Rapat Paripurna II masa persidangan I Tahun sidang 2020/2021 dalam rangka pembahasan Rancangan Qanun tentang APBK Bireuen tahun anggaran 2021 dan 5 (lima) rancangan Qanun Kabupaten Bireuen Tahun 2020 sukses di gelar.

Kegiatan ini berlangsung di gedung DPRK Bireuen, Selasa (22/12) malam, dan di ikuti oleh Bupati Bireuen, unsur Forkopimda, anggota DPRK Bireuen, Sekda, Sekwan, para pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, unsur TNI/Polri, LSM, serta Insan Pers.

Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S. Sos dalam sambutannya mengatakan, Dewan dan Bupati Bireuen telah menyetujui bersama terhadap Penetapan Rancangan Qanun tentang APBK Tahun 2020 dan 5 Rancangan Qanun Bireuen menjadi Qanun Kabupaten Bireuen tahun 2020.

Rusyidi menyebutkan, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius dan juga merupakan tanggung jawab bersama untuk segera ditindaklanjuti, yaitu Bupati diminta secepat mungkin menyiapkan administrasi yang berkaitan dengan Pengelolaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2021, sehingga proses pelaksanaan Anggaran Tahun 2021 dapat direalisasikan pada awal semester pertama.

Kemudian, dalam rangka peningkatan PAD, dewan berharap agar kiranya Bapak Bupati Bireuen segera membentuk Tim guna efektifitas penagihan demi pencapaian target Tahun 2021 dan mencari sumber-sumber baru PAD.

Sementara Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH. M.Si saat diwawancarai Rakyat Aceh menyebutkan, berkat kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif, kita telah membahas anggaran dengan saling mengerti satu sama lain, sehingga sudah sah ditetapkan dan diputuskan menjadi Qanun Tahun 2021 disamping menunggu evaluasi dari Pemerintah Provinsi Aceh.

“Di sisi jumlah, anggaran yang disahkan pada Rapat Paripurna II malam hari ini sedikit bertambah dari sebelumnya, dan disisi beban juga semakin banyak. Penyerapan anggaran tersebut juga masih dominan digunakan untuk belanja rutun pegawai. Kemudian untuk belanja wajib Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dana ADD untuk desa, dan untuk menyelesaikan beberapa program yang masih tercecer dan terbengkalai di tahun lalu, disamping memperbaiki infrastruktur-infrastruktur yang perlu di perbaiki,” ujar Muzakkar A Gani.

Posisi anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2021 yaitu, jumlah Pendapatan Rp 2.041.304.438.000. Sementara jumlah Belanja sebesar Rp 2.043.592.638.000, Surplus/(Devisit) Rp 2.288.200.000. Untuk jumlah pembiayaan sebesar Rp 2.288.200.000. (akh)