Tim Inisiator Relawan PB Banda Aceh Terbentuk

harianrakyataceh.com- Pemerintah Banda Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banda Aceh melakukan rapat persiapan pembentukan Relawan Penanggulangan Bencana (PB) kota banda aceh.

Rapat yang dilaksanakan di Balai Kerukon Pemko Banfda Aceh dihadiri oleh unsur permehati kebencanaan seperti Kepala BMKG station Geofisika, BMKG station Meteorologi, perwakilan DPKP, Perwakilan Kabag, Hukum, Perwakilan Kabag. Organisasi, Perwakilan Kabag.

Umum sekretariat pemko, Camat Baiturrahman, Camat Kuta Raja, Camat Banda Raya, Ketua Forum Keuchik Kota Banda Aceh, Ketua F-PRB, KNPI, Ketua Aceh Disarter Institut, Ka.pusat Studi Kebencanaan Aceh (Pusaka), ka. Natural Aceh, ka, Khadam Nanggroe, Perwakilan PMI kota Banda Aceh, Perwakilan Pramuka Kwatir cabang Kota Banda Aceh, Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri , ORARI Aceh, RAPI kota banda aceh, TAGANA kota banda aceh, Forum Pemuda Kota Banda Aceh, dan tim Teknis Penggagas Inisiator Pembentukan Relawan PB Kota Banda Aceh dibuka oleh Kalaksa BPBD Kota Banda Aceh Rizal Abdillah.

Ia menyampaikan tentang pengertian Bencana dan menjelaskan jenis jenis potensi ancaman bencana yang terjadi dan kemungkinan bisa saja terjadi di banda Aceh.

Lebih lanjut Rizal menjelaskan, pengalaman Gempa bumi dengan kekuatas 8,9 SR dan disusul dengan Tsunami yang meporak poranda Aceh khususnya banda aceh pada 16 tahun silang tepatnya 26 Desember 2004.

Ini menjadi bukti sejarah bagi kita semua dimana banyak memakan korban baik korban jiwa sekitar dua ratusan ribu masyarakat aceh dan kerugian harta benda benda yang tidak terhitung jumlahnya.

Dimana saat itu masyarakat kita tidak tau akibat gempa bumi akan mendatang tsunami besar, hingga sampai lebih kurang 7 kilo dari pemukaan darat.

Musibah itu menjadi bahan renungkan bagi kita semua, sebenarnya kalau kita belajar dari sejarah Tsunami sudah pernah terejadi ratusan tahun yang silang, kita pernah dengar cerita dari nenek2 kita yang tsunami dengan sebutan yang lain.

Misalnya di Aceh Besar ada sebutan Ie Bena, di Semelue disebut dengan Smong di Aceh singkil disebut dengan Gloro dsbnya.

Pada sesi materi yang disampaikan oleh Kabid, Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota banda Aceh dan sebagai ketua tim Inisiator Pembentukan Relawan PB kota banda Aceh.

Sabri. S,Sos menyampaikan materi tentang INISIASI PEMBENTUKAN RELAWAN
PENANGGULANGAN BENCANA
KOTA BANDA ACEH, pada awal penyampain menjelaskan dasar dasar kebijakan tentang peraturan UU no 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, PP no 21 tahun 2008 tentang pengelolaan penanggulangan bencana, Perka BNPB no 24 tahun 2008 tentang pedoman penyusunan rencana penanggulan bencana dan Perka BNPB no 17 tahun 2011 tentang pedoman Relawan Penanggulangan Bencana.

Sabri juga menjelaskan tentang peran dan tanggung jawab penanggulangan bencana dimana paradigma lama ada 3 unsur yaitu Masyarakat, Pemerintah dan Dunia Usaha sedangkan di paradigm baru selain 3 unsur yang telah dibutkan ditambah 2 unsur lagi yaitu Akademi dan Medi yang dinamakan dengan Fenta Helix. (rus)