Dyah Lantik Kepengurusan Yayasan Simpol Indonesia Bersaudara

Ketua Dewan Pembina Yayasan Simpol Indonesia Bersaudara (SIB), Dr. Ir. Dyah Erti Idawati., MT, melantik pengurus Yayasan SIB, di Restoran Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (25/12/2020). FOTO HUMAS PEMPROV ACEH

harianrakyataceh.com – Ketua Dewan Pembina Yayasan Simpol Indonesia Bersaudara (SIB), Dr. Ir. Dyah Erti Idawati., MT, melantik pengurus Yayasan SIB, di Restoran Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (25/12/2020). Mereka yang dilantik di antaranya adalah Syarbani sebagai Ketua Umum, Septia Amelia sebagai Sekretaris Umum dan Sarem sebagai Bendahara.

Dyah mengatakan, yayasan ini merupakan mitra pemerintah yang siap membantu khususnya dalam hal kebencanaan. “Yayasan ini diharapkan punya komitmen dalam mendukung program pemerintah. Kita harus bisa bekerjasama khususnya saat terjadi bencana,” kata Dyah.

Dyah menyebutkan, Indonesia terutama Aceh sangat rawan terhadap bencana. Esok hari yaitu tanggal 26 Desember merupakan puncak peringatan 16 tahun gempabumi Tsunami Aceh. Bencana besar itu menjadi penanda bahwa semua pihak harus membantu meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan potensi terjadinya bencana di Aceh. Karena itu pengetahuan terkait kerentanan geografis Aceh perlu terus digaungkan, sehingga pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat bisa terus meningkat.

“Yayasan Simpol Indonesia Bersaudara harus terus mengedukasi masyarakat dan mengevaluasi apa yang telah dilakukan. Kerja yayasan ini sangat dekat dengan tugasnya BPBA. Berikan kontribusi yang positif bagi masyarakat dan pemerintah,” kata Dyah.

Dyah meminta agar pengurus yang baru dilantik tersebut bisa segera menyusun program kerja. Salah satu hal yang bisa segera dilakukan adalah ikut bersama pemerintah dalam hal penanganan dan pencegahan covid-19.

Sementara itu, Syarbani dalam sambutannya usai dilantik, mengatakan Simpol Indonesia Bersaudara punya tujuan besar yaitu membangun Aceh. “Hari ini kita mengucapkan sumpah ikrar untuk membantu pemerintah,” kata dia.

Yayasan ini, kata Sarbani siap membantu pemerintah Aceh khususnya dalam hal mengedukasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat. (ra)