Bupati Resmikan Kegiatan Program Kotaku

Koordinator BKM Lambaro Ceudah menyerahkan kegiatan kepada PPK PKP Aceh saat peresmian kegiatan program Kotaku di Gampong Meunasah Keude Kecamatan Mesjid Raya Selasa (29/12) IST/ RAKYAT ACEH

Harianrakyataceh.com – Bupati Aceh Besar Mawardi Ali yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan M Ali meresmikan kegiatan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Aceh Besar di Gampong Meunasah Keude Kecamatan Mesjid Raya Selasa (29/12).

Kegiatan BPM dari program Kotaku yang diresmikan tersebut berupa Instalasi Pengolahan Air Bersih, Pembangunan Hidran umum dan reservoir, Pembangunan Jalan dan Drainnase serta perbaikan kwalitas jalan dan drainase yang berlokasi di Gampong Meunasah Keude dan Meunasah Kulam Kecamatan Mesjid Raya. Gampong Lambaro Kecamatan Ingin Jaya dan Gampong Cadek Kecamatan Baitussalam.

Program Kotaku merupakan proram pencegahan dan peningkatan kualitas pemukiman kumuh nasional dari pelaksanaan Renstra Dirjen Cipta Karya sejak Tahun 2015. Untuk Tahun 2020 Kabupaten Aceh Besar ada 4 gampong yang menjadi wilayah dampingan Program Kotaku.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh, Konsultan Managemen wilayah Aceh, sejumlah kepala dinas dan badan yang tergabung dalam Kelompok Kerja Perumahan Kawasan Permukiman (Pokja PKP), Muspika Kecamatan Mesjid Raya, sejumlah keuchik dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang berada diwilayah dampingan program Kota Tanpa Kumuh.

Asisten II Setdakab Aceh Besar M. Ali dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Program Kotaku yang telah melaksanakan kegiatannya di wilayah Aceh Besar. “Tahun 2020, Aceh Besar mendapatkan Rp 4 Milyar untuk 4 gampong, ini merupakan hal yang luar biasa karena dapat menyelesaikan permasalahan permukiman, terutama terkait dengan air bersih,” ujarnya.

Sementara Kepala Balai Prasarana Permukiman wilayah Aceh, M Yoza Habibie mengatakan Aceh Besar sudah melakukan satu strategi untuk pengurangan kumuh, yaitu dengan melakukan replikasi program Kotaku, yang diawali dengan pendataan numerik baseline 100-0-100.

“Ini merupakan satu apresiasi yang luar biasa, dikarenakan baru Kabupaten Aceh Besar yang sudah melakukan strategi dalam mencapai pengurangan kumuh yang menyisakan 134,4 Ha. dimana 90,5 ha berada diwilayah dampingan program Kota Tanpa Kumuh,” sebutnya.

Asisten Kota Mandiri Program Kotaku Aceh Besar Maya Keumala Dewi menjelaskan untuk tahun 2020 ada 4 gampong yang mendapat bantuan dari Program Ko¬taku yang masing-masing mendapat Rp 1 Milyar.

“Kegiatannya program Kotaku di Aceh Besar berupa Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Bersih, Pembangunan Hidran umum dan reservoir, Perbaikan Kwalitas Jalan sepanjang 1,11 Km, Pembangunan Drainase 739 meter, Perbaikan kwalitas Drainase 309 m, Pembangunan jalan sepanjang 483 meter,” rinci Maya.

Maya juga berharap semua sarana dan prasarana yang sudah dibangun tersebut dijaga dan dirawat bersama. “Untuk keberlanjutan kegiatan yang sudah dibangun tersebut, dapat dijaga oleh Kelompok pemelihara dan pemanfaat tentunya yang sudah tertuang dalam aturan bersama dimasing-masing gampong,” pungkasnya. (tar)