Maulid, Hidangan Berlapis di Deah Glumpang

harianrakyataceh.com – Peringati maulid sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad saw, dengan menyediakan hidangan bagi tamu undangan lazim digelar di Aceh.

Hidangan yang berlapis seperti terlihat di Gampong Deah Glumpang, Kecamatan Muraxa, Kota Banda Aceh, Sabtu (2/1/2021).

Kanduri maulid di Aceh bahkan sampai 3 bulan lamanya. Peringati maulid dengan menampilkan zikir akbar dan ceramah yang disampaikan oleh para dai baik pada siang hari maupun di malam hari.

Di Deah Glumpang, kenduri maulid tetap dengan menjalankan protkes dan dilengkapi wastafel dan termometer yang bisa gunakan para undangan.

Hidangan maulid dengan berbagai macam lauk pauk dan nasi yang dibungkus dengan daun pisang menambahkan kekhasan dan kearifan lokal di Aceh.

Undangan untuk makan siang setelah shalat zuhur, merupakan desa tetangga itu termasuk sebagai menjalin silaturrahmi.

Di Aceh lazimnya tamu undangan yang datang untuk makan siang ada juga sebagian gampong yang membuat acara pada sore hari setelah salat ashar.

Peringati maulid, yang identik dengan makan bersama dan mengundang desa tetangga, terlepas dari perdebatan tentang perayaan maulid.

“Semoga dengan peringati maulid selain menambah kecintaan kepada Rasulullah dapat meningkatkan rasa silaturrahmi sesama kita,” jelas Keuchik Gampong Deah Glumpang, Donny Erwin, Sabtu (2/1/2021).

Kata Donny, peringati maulid sudah setiap tahun digelar dan acaranya juga ada ceramah pada malam hari.

Untuk malam ini, Deah Glumpang, penceramah maulid disampaikan Tgk. H. Zulbahri Budiman, Pimpinan Dayah Ma’hadul Fata, Seulimum Aceh Besar.

Bila di hitung maulid di Aceh sampai tiga bulan, maka selama Januari 2021 masih ada peringati maulid, dengan kenduri yang dilaksanakan di Masjid, Mushalla maupun di rumah.

Kenduri maulid yang digelar di rumah bisa mengundang sanak saudara, famili, teman dekat, teman sekantor maupun satu organisasi. (rus)

Baca Juga...  Wali Kota Resmikan Balai Penyuluh Keluarga Berencana