Deklarasi Front Persatuan Islam, Perangkat Desa Tidak Dikasih Tahu

harianrakyataceh.com – Beredar video yang di upload ke youtube tentang Deklarasi Front Persatuan Islam, untuk Kota Banda Aceh. Deklarasi yang di upload ini tertulis dua hari lalu, sudah 1.740 kali ditonton dan 942 subcriber. Durasi video ini 2,15 menit.

Deklarasi di komplek Masjid Tengku Dianjong atau satu komplek dengan kantor Keuchik Peulanggahan. Mereka mendeklarasikan persis di monumen nama-nama korban gempa dan tsunami Aceh 2004 silam.

Dalam orasinya, mereka tunduk dan patuh di bawah komando Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Muhammad Rizieq Shihab.

Namun deklarasi yang dilakukan tanpa sepengetahuan perangkat desa maupun BKM Masjid Tengku Dianjong.

Terkait hal ini, saat dikonfirmasi kepada Keuchik Gampong Peulanggahan Kecamatan Kutaraja, Ferdiansyah mengungkapkan sangat kaget dengan deklarasi yang dilakukan sekelompok yang mengatasnamakan Front Pembela Islam.

“Saya sudah lihat di cctv tidak ada warga kita. Ini 99,99 persen warga luar semua,” jelasnya, Minggu (3/1/2021)

Ferdiansyah kaget karena deklarasi yang dilakukan tidak sepengetahuan perangkat Desa Peulanggahan.

“Ada yang konfirmasi sama saya tentang deklarasi tersebut, saya jawab saya tidak tahu,” ungkapnya.

Begitu juga, BKM masjid Tengku Dianjong tidak tahu adanya deklarasi tersebut.

Kata Ferdiansyah, banyak saksi mata melihat deklarasi tersebut dilakukan pada hari Kamis (31/12/2020) pukul 15.00 WIB.

“Pada hari kamis kita sudah libur, jadi kita tahu ada agenda deklarasi FPI,” jelasnya. (rus)