53 ASN Kemenag Aceh Besar Terima Satya Lencana Karya Satya

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menyematkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI kepada Kepala Kemenag Aceh Besar Abrar Zym pada upacara peringatan Hari Amal Bakti Ke 75 di Komplek Madrasah Terpadu Tungkop Darussalam Selasa (5/1). TARMIDI YUSUF/ RAKYAT ACEH

JANTHO (RA) – Sebanyak 53 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Aceh Besar menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya

Penghargaan diserahkan oleh Bupati Aceh Besar Mawardi Ali usai menjadi inspektur upacara (Irup) peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama RI Kabupaten Aceh Besar di komplek Madrasah Terpadu Tungkop, Kecamatan Darussalam, Selasa (5/1).

Penghargaan tanda penghormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI ini diberikan atas atas dedikasi dan pengabdian mereka selama puluhan tahun di lembaga tersebut.

Para penerima penghargaan tersebut terdiri dari unsur guru, pengawas dan tenaga administrasi. Selain itu juga diserahkan penghargaan secara simbolis untuk guru dan siswa yang berprestasi baik ditingkat provinsi maupun nasional.

Pada kesempatan tersebut Mawardi Ali juga menyerahkan bantuan deposito dari warga Kemenag Aceh Besar untuk korban kebakaran, berupa uang tunai sebesar Rp 15 juta kepada 2 siswa korban kebakaran yang berasal dari MIN Peukan Bada dan MIN Cot Gue.

Bupati Aceh Besar dalam sambutannya membacakan pidato Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan tentang semangat Kementerian Agama baru yang dapat di terjemahkan dengan beberapa kata kunci.

“Pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, kedua, penguatan moderasi beragama melalui penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi dan nilai nilai kebangsaan, ketiga; persaudaraan yang meliputi merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan,” sebutnya.

Menteri Agama juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kerukunan umat beragama. Karena menurutnya, tanpa kerukunan akan sukar menggapai cita cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia.

ASN Kemenag harus terus menjaga kebersamaan, memupuk kerukunan, kerjasama dan menjaga diri dari hal-hal yang merugikan diri sendiri dan negara.

“Jadi kepada seluruh ASN, mari terus tingkatkan integritas profesionalisme, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebaik-baiknya jangan ada tindakan kecurangan seperti korupsi,” pungkas Mawardi Ali. (tar/slm)