Harianrakyataceh.com – Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh tahun 2020 lalu sampaikan rapor mutu pendidikan di Kota Subulussalam.
Hasilnya, mutu pendidikan di Negeri Sada Kata itu mampu keluar dari peringkat rendah di tahun sebelumnya. Berdasarkan rapor mutu Pendidikan Kota Subulussalam yang dikeluarkan LPMP Aceh tahun 2020 mengalami kenaikan 4 peringkat dari urutan 23.
Demikian yang disampaikan Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, H. Sairun, S. Ag dalam arahannya pada acara rapat Koordinasi awal tahun 2021 di aula Disdikbud Subulussalam, Kamis (7/1).
” Angka kenaikan ini belum maksimal dan peringkat mutu ini terus dikejar agar bisa mendapat peringkat sebagaimana kita harapkan. Tentu untuk mencapai itu peran penting pihak sekolah sangat diperlukan agar Subulussalam meraih peringkat memuaskan,” kata Sairun.
Pria yang akrab dipanggil Ketum ini pun menyampaikan dihadapan para Kepala Sekolah bahwa tahun ini akan dilaksanakan penilaian terhadap guru, Kepala Sekolah dan Komite. Bagi mereka yang berprestasi akan diberi reward yang telah disiapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan termasuk hadiah dan penghargaan. “Kita siapkan bagi sekolah 10 peringkat terbaik rapor mutu untuk SD dan 5 terbaik rapor mutu bagi SMP,” ujar Sairun.
Sairun juga menambahkan, sejak ia di tunjuk sebagai Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan oleh Walikota Subulussalam pertengahan tahun 2019 lalu program sekolah pilot projec SD 1 dan SMP 1 Simpang Kiri yang telah di Launching beberapa waktu lalu mampu menghadirkan out put pendidikan yang berkualitas dengan program pembelajaran yang terarah dan terukur.
Pada kesempatan itu, Sairun juga memberikan warning bagi Kepala Sekolah yang berkinerja buruk akan dilakukan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja kepala sekolah tercatat ada 20 sekolah yang diusul pemutasian untuk tingkat SD dan 4 tingkat SMP disamping ada beberapa sekolah yang masuk dalam pembinaan.
” Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen saya selaku Kepala Dinas. Bahkan di awal saya di tunjuk sebagai Pelaksana tugas, saya berjanji jika tidak ada kemajuan di dunia pendidikan selama saya menjabat akan mengundurkan diri. Itu komitmen saya,” tegas Sairun. (lim/rif)