Proses Belajar Tatap Muka di SD 6 Gandapura Patuhi Prokes

BIREUEN (RA) – Berdasarkan surat edaran pemerintah terkait pembelajaran tingkat Sekolah Dasar dan sederajat, Sekolah Dasar (SD) 6 Gandapura, Kabupaten Bireuen, melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan memerhatikan protokol kesehatan (prokes) dan protokol pendidikan dalam segala aspek kegiatan pembelajaran.

Sehubungan dengan covid-19 yang tidak menentu kapan berakhir, sekolah tetap harus berjalan. Para siswa dan siswi mesti ke sekolah, sekalipun aktifitas proses belajar mengajar tidak berjalan maksimal, dikarenakan para pelajar harus belajar ber shif (berkelompok A atau B) untuk menaati serta mengikuti protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SD 6 Gandapura, Siti Hawa, S.,Pd., kepada Rakyat Aceh, Senin (11/1). Ibu Siti menyebutkan, perspektif perubahan perilaku menjadi acuan di SD 6 Gandapura dengan mengkampanyekan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun (3 M) kepada para guru dan murid di sekolah.

“Kami selalu patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan saat pembelajaran di sekolah, seperti memakai masker secara benar, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun,” ujar Kepala SD 6 Gandapura ini.

Para murid, sebut Siti Hawa, juga di himbau agar selalu mengonsumsi makanan sehat, beristirahat cukup dan berolahraga secara teratur. Kemudian, memeriksakan diri jika ada gejala atau merasa telah berinteraksi dengan orang yang terpapar virus covid-19, dan melaporkan diri atau tidak berinteraksi dengan orang lain jika terpapar virus covid-19.

Sementara fasilitas yang disediakan pihak sekolah dalam mencegah penyebaran covid-19 berupa tempat cuci tangan, alat pengecek suhu dan juga Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang di tangani langsung dokter cilik.

“Mari kita jaga dan menghindari covid-19, tetap produktif dan mematuhi protokol kesehatan dalam menjalani aktifitas sehari-hari,” kata Drs Yusri. (akh/icm)