Sukseskan Maulid Kecamatan Sukamakmur Panitia Buka Donasi dari Masyarakat

Ketua Panitia pelaksana Maulid Akbar Kecamatan Sukamakmur, Zulfiadi

JANTHO (RA) – Panitia maulid akbar dan santunan anak yatim Kecamatan Sukamakmur, Kecamatan Aceh Besar, membuka donasi dari para donatur. Agenda tahunan tersebut rencananya digelar di Masjid Baitul Makmur, Sibreh, Sabtu (16/1).

Para panitia terdiri dari Forum Silaturrahmi Masyarakat Sibreh (Formasi), Ikatan Pemuda Pelajar Sibreh (IPPS) dan Remaja Mesjid Baitul Makmur Sibreh (Rembamas).

Selain membuka open donasi melalui rekening bank bagi masyarakat atau donatur yang ingin menyumbang, panitia juga sangat pro aktif melakukan “jemput bola” terhadap donasi warga di 35 gampong dalam kecamatan tersebut.

Panitia bahkan melakukan penggalangan dana langsung ke sejumlah pasar dalam wilayah kecamatan tersebut, pada jamaah Shalat Jumat dan juga pada pembeli dan pedagang Hari Peukan Pasar Sibreh setiap hari Rabu.

Ketua Panitia Pelaksana Maulid Akbar Kecamatan Sukamakmur Zulfiadi yang akrab disapa Bang Adi kepada Rakyat Aceh Rabu (13/1) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras dan ikhlas untuk menyukseskan maulid akbar dan santuan anak yatim tersebut.

“Ini luar biasa, sudah melebihi target. Dana yang kita rencanakan Rp 70 juta, seminggu sebelum hari H, dananya sudah terkumpul semua dan bahkan melebihi. Terima kasih kepada panitia yang sudah bekerja keras dan ikhlas, dan juga kepada para donator, Muspika Sukamakmur, para keuchik dan semua pihak yang terlibat,” sebutnya.

Bang Adi menambahkan, selain kegiatan penyantunan 200-an anak yatim yang ada di Kecamatan Sukamakmur yang berusia 0 – 15 tahun dan kenduri maulid pada Sabtu (16/1) petang, juga digelar ceramah agama pada malam harinya.

“Usai shalat Ashar kita gelar acara santunan anak yatim yang dilanjutkan dengan menyantap khenduri maulid, dan malahnya ada ceramah maulid yang disampaikan oleh Tgk Junaidi Ilyas dari Lhoksukon Aceh Utara, serta pembacaan ayat suci Alquran oleh qari Internasional Ustad Taqdir Feriza,” sebut Bang Adi.

Masih menurut Bang Adi, kegiatan Maulid Akbar dan seluruh rentetan kegiatan lainnya akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Kita panitia sudah komitmen melaksanakan kegiatan ini dengan Protokol Kesehatan yang sangat ketat, dan kita sudah menyediakan tempat cuci tangan dan tenda yang banyak untuk menjaga jarak, serta kita wajibkan warga yang hadir menggunakan masker.” Demikian pungkas Bang Adi. (tar/ra)