Tim BKSDA melakukan otopsi terhadap gajah betina yang ditemukan mati di kawasan pemukiman warga Dusun Timang Rasa, Kampung Belang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Rabu (13/1). MASHURI/RAKYAT ACEH 

REDELONG (RA) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah melakukan autopsi terhadap satu ekor gajah betina yang ditemukan mati pada Selasa (12/1) lalu dan hasilnya tim menemukan satu ekor anak gajah yang sudah mati di dalam perut gajah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Bener Meriah melalui Kasubag Humas Iptu Jufrizal kepada Rakyat Aceh, Rabu (13/1).

Disebutknya, tim membelah perut gajah betina yang mati dan melihat satu ekor anak gajah di dalam kandunganya. “Hasil autopsi sementara, tim dokter mendapat ciri-ciri pada gajah tersebut mati diduga akibat keracunan,” kata Jufrizal.

Ia menambahkan, tim BKSDA dan tim CRU telah melakukan penguburan terhadap dua ekor gajah tersebut. “Untuk mengetahui hasil resminya, kita harus menunggu hasil laboratorium di Banda Aceh,” ungkapnya.

Dijelaskan, untuk melakukan autopsi tersebut pihaknya melibatkan tim BKSDA Banda Aceh yang dipimpin Nurdin yang didampingi oleh dokter hewan Riyan Ferdian dari Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah Banda Aceh. (uri/bai)