Sempat Imbang Babak Pertama, Pewarta Kutaraja Kalah 2-0 dari Legend Sigupai

Harianrakyataceh.com – Tim sepak bola Legend Sigupai FC sukses menundukkan Pewarta Kutaraja FC dengan skor 2-0 dalam laga persahabatan yang berlangsung di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Kamis (14/1/2021) sore.

Kedua gol Legend Sigupai masing-masing diciptakan oleh Safaruddin alias Dhien Kalon lewat titik penalti pada menit 61 dan Abu Sayed pada menit 84.

Sejak menit awal, kedua tim saling melakukan serangan dari berbagai sektor. Pewarta Kutaraja yang mengandalkan Adi Warsidi, Khalis Surry, Iil Askar mampu merepotkan barisan pertahanan Legend Sigupai.

Sedangkan Legend Sigupai yang mengandalkan sejumlah pemain seperti Habiburrahman, Wahyu, Rizal Kotto, Khaibar, Al Murad tampak kesulitan membongkar pertahanan Pewarta Kutaraja.

Bahkan, sejumlah peluang emas yang didapatkan gagal dikonversi menjadi gol. Hingga babak pertama usai, skor 0-0.

Memasuki babak kedua, Legend Sigupai melakukan rotasi pemain. Mereka memasukkan Jal Meukek dan beberapa pemain Persiraja seperti Agus Suhendra dan Mudasir alias Acil.

Umpan satu dua yang diperagakan Legend Sigupai mampu merepotkan pertahanan Pewarta Kutaraja. Pada menit 61, wasit memberi hadiah penalti kepada Legend Sigupai, Dhien Kalon yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Skor 1-0 untuk Legend Sigupai.

Tertinggal 0-1, Pewarta Kutaraja mencoba bangkit. Mengandalkan Nasir, Syahril, Ichsan, Frank, Fadhil, dan Fakhrurrazi, para jurnalis dari berbagai media yang bertugas di Banda Aceh ini menciptakan sejumlah peluang, namun gagal menjadi gol.

Justru, enam menit jelang pertandingan berakhir, Legend Sigupai mampu menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui sontekan Abu Sayed. Gol ini tercipta setelah Abu memanfaatkan umpan matang dari serangan balik yang dilakukan Jal Meukek Cs.

Juru Bicara Pewarta Kutaraja FC, Rahmat Fajri, SE mengatakan, meski mengalami kekalahan permainan Aprizal dkk sudah ada peningkatan daripada sebelumnya. Menurutnya, kekalahan tersebut karena para pemain kurang fokus dan kompak saat bermain.

“Pasca wasit memberi penalti kepada lawan, teman-teman seperti kehilangan konsentrasinya, makanya kita kecolongan gol lagi di menit akhir,” ujar Rahmat.

Hal yang sama diungkapkan Manajer Pewarta Kutaraja FC, Ariful Azmi Usman. Menurutnya, kekalahan tersebut karena masih adanya mis komunikasi antar pemain saat bertanding, ditambah kurangnya jam latihan.

“Ke depan, kita akan fokuskan untuk latihan, terutama soal kerja sama antar pemain,” ujar Ariful. (ril/ra)