Banjir Bandang Rusak 8 Rumah di Wihni Durin

Longsor menutupi badan jalan sepanjang 150 meter, sehingga tidak dapat lagi diakses oleh masyarakat Kecamatan Syiah Utama, Sabtu (16/1). (humas pemerintah aceh)

REDELONG (RA) – Banjir bandang disertai tanah longsor menerjang Kampung Wihni Durin, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, mengakibatkan 8 unit rumah berkontruksi kayu rusak dan roboh.

Reje Kampung Wihni Durin, Nasaruddin, kepada Rakyat Aceh, Senin (18/1) menyampaikan, bencana alam banjir bandang terjadi pada Sabtu (16/1) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.

Ia merincikan, dari delapan unit rumah yang rusak, tiga diantaranya tergolong rusak berat milik Albirri, M Yusuf dan Afrijal Siregar sementara lima rumah warga yang mengalami rusak ringan merupakan milik Sigit Wahyudi, Iswadi, Samsul Bahri, Salman Farisi dan Supriadi.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, namun diperkirakan kerugian puluhan juta rupiah,” ucapnya.

Dijelaskannya, bencana alam banjir bandang terjadi akibat curah hujan tinggi sehingga tanah menjadi gembur dan mengakibatkan longsor di perbukitan, menghantam beberapa rumah warga di Kampung Wihni Durin.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Valyan Tatyunis usai meninjau lokasi menyampaikan, pihaknya telah mengerahkan puluhan personel ke lokasi untuk membantu warga membersihkan sisa material, sambil menunggu datangnya bantuan alat berat.

Disebutkannya, bencana juga mengakibatkan jembatan menghubungkan Dusun Arul Item dengan Dusun Arul Munte Kampung Wihni Duren tergerus sehingga tidak dapat dilalui. “Aliran listrik di desa juga padam, karena beberapa tiang listrik roboh,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Bener Meriaj Thk H Sarkawi usai menyalutkan bantuan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian alam yang ada di Bener Meriah terkhusus di Syiah Utama.

“Masyarakat juga harus tetap waspada karena cuaca sekarang yang cukup ekstrim yang dapat berpotensi menyebabkan bencana longsor dan banjir,” tegasnya.

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan
Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Wihni Durin.

Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah mengatakan, bantuan logistik ini merupakan bantuan Pemerintah Aceh yang dikhususkan kepada masyarakat korban bencana alam dalam hal ini longsor dan banjir bandang.

“Kami hadir mengantarkan bantuan ini mewakili Gubernur Aceh dan menyampaikan salam dari Bapak Gubernur kepada Bapak Bupati dan masyarakat di sini, mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagaimana mestinya,” kata Devi Riansyah.

Usai menyerahkan bantuan Devi Riansyah bersama rombongan didampingi Kepala Dinas Sosial Bener Meriah, Almanar meninjau lokasi bencana di Kecamatan Syiah Utama.

Sementara itu Camat Syiah Utama, Mustaqim yang berada di lokasi longsor mengatakan, akibat curah hujan yang tinggi sekitar pukul 00.00 WIB tadi malam mengakibatkan longsor hingga menutupi badan jalan sepanjang 150 meter, sehingga tidak dapat lagi diakses oleh masyarakat Kecamatan Syiah Utama.

“Status jalan ini adalah milik provinsi dan merupakan jalan utama Kecamatan Syiah Utama. Di sana ada sekitar 700 kepala keluarga (KK) maka dengan terjadi longsor ini mereka tidak dapat lagi beraktivitas untuk turun ke kota,” katanya.

Menurut Mustaqim, badan jalan yang ditutupi longsor sebenarnya bukan hanya di Kampung Tumbolon saja, melainkan masih ada beberapa titik jalan yang longsor. “Namun yang parah yang di Tumbolon ini,” katanya. (uri/ril/ra)