Merasa Dirugikan Terkait Ijazah Palsu, Kadisdik Bener Meriah Buat Laporan Polisi 

Kasat Reskrim Polres BenerMeriah Iptu Rifki Muslim,SH

Harianrakyataceh.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Sukur melalui Kuasa hukumnya bagian Hukum Setdakab Bener Meriah resmi membuat laporan polisi terkait ijazah palsu yang beredar saat ini.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya, S.I.K melalui Kasat Reskrimnya Iptu Rifki Muslim Kepada Rakyat Aceh Selasa (19/1).

“Kadis membuat laporan itu melalui kuasa hukumnya, Bagian Hukum Setdakab Bener Meriah. Ia merasa dirugikan terhadap kasus ini, baik itu tanda tangannya yang dipalsukan maupun legalisir,” ungkapnya.

Disebutkanya, Penyidik SatreskrimPolres Bener Meriah telah meningkatkan kasus dugaan peredaran ijazah palsu yang bersumber dari Dinas Pendidikan setempat.

“Hari ini sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Selanjutnya kita akan lakukan pemanggilan terhadap saksi – saksi yang berkompeten,” kata Rifki.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan upaya – upaya  tindakan hukum terhadap kasus tersebut. “Sebelumnya ditingkatkan penyidik sebelumnya juga telah melakukan pemanggilan terhadap tiga orang staf Dinas Pendidikan untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Adapun ketiga staf tersebut antara lain; Kasi Dikmas, Kasubag PerencanaanData dan satu staf Dikdas Dinas Pendidikan setempat. Pihaknya juga mengaku belum menyita 18 lembar ijazah palsu yang sebelumnya ditahan oleh Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah.

“Kalau nama – nama di dalam ijazah tersebut sudah kita ketahui, namun barang buktinya masih berada di Disdik” sebut Rifki. (uri/rif)