Pusat Studi Acehnologi Akan Didirikan

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad menyampaikan kuliah umum tentang Acehnologi, di Plenary Hall STKIP BBG, Senin (18/1).

BANDA ACEH (RA) – Dalam upaya menuju universitas, STKIP BBG Banda Aceh, mengundang akademisi UIN Ar-Raniry, Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad menyampaikan kuliah umum tentang Acehnologi, di Plenary Hall STKIP BBG, Senin (18/1).

Ketua STKIP BBG Banda Aceh, Dr Lili Kasmini mengatakan, bahwa kampus yang dipimpinnya terus bergerak menuju universitas yang unggul dan memiliki ciri khas yang berakar keacehan dan berdaya saing nasional serta global.

“Kami sedang berpacu menuju Universitas yang memiliki ciri khas, kehadiran Pak KBA memberi kuliah umum tentang Acehnologi sangat penting bagi kampus ini, karena kami berencana mendirikan Pusat Studi Acehnologi (PSA) dan mengkaji kemungkinan lahirnya mata kuliah umum tentang Acehnologi bagi mahasiswa sementer awal ” ujar Lili Kasmini.

Sementara Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad (KBA) mengatakan, kajian tentang masyarakat Aceh dari berbagai pendekatan dapat dijadikan sebagai objek ilmu pengetahuan, bukan sebatas pelengkap. Menurutnya, di Aceh belum ada sekolah dan kampus yang menjadikan Aceh sebagai objek yang komprehensif.

“Saya berharapkan kajian Acehnologi ini menjadi milik bersama untuk diangkat menjadi disiplin ilmu baru dalam kajian ilmu sosial dan humaniora di Aceh. Tidak menutup kemungkinan studi Acehnologi menjadi mata kuliah umum bagi bagi kampus-kampus di Aceh. Konsep ini menjadi milik bersama setiap orang di Aceh. Jadi jika STKIP BBG menerapkan ‘mata kuliah Studi Acehnologi’ ini sebuah terobosan yang berakar pada nilai-nilai masyarakat Aceh,” tutur KBA yang juga penulis buku Acehnologi Volume 1-6, terbitan Bandar Publishing.

Sebagaimana diketahui, kuliah umum Acehnologi ini dihadiri sekitar 50 dosen
STKIP BBG dan sebagian mahasiswa yang sedang melakukan penelitian, berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan. (ril/icm)