Bangunan Tua Sepanjang DAS Kota Sigli Dibongkar

Bangunan tua tempat pedagang berusaha sudah dibongkar sahuti proyek kota kumuh. DHIAN ANNA ASMARA/RAKYAT ACEH

SIGLI (RA) – Hampir 50 persen bangunan dari 54 bangunan terdiri dari rumah penduduk dan pertokoan sudah dibongkar Pemerintah Kabupaten Pidie. Sementara lainnya, masih bertahan meski sudah diperintahkan untuk dikosongkan. Lokasi tersebut, akan dibangun taman kota dan pusat Kuliner.

“Tidak ada alasan buat mereka pedagang untuk tidak mengosongkan toko tempat mereka membuka usaha, karena lahan tersebut milik pemerintah daerah,” sebut Kadis Petindagkop/UKM Pidie, Zulkifli ST kepada Rakyat Aceh, Selasa (19/1).

Sebutnya, lahan atau areal yang dikosongkan itu akan dibangun taman kota serta kuliner, sehingga akan nampak indah dan bersih dari kekumuhan kota.

Lanjutnya, bangunan dikawasan Gampong Keramat Dalam Kota Sigli yang sudah dirubuhkan, termasuk 9 unit rumah penduduk. Kini, lokasi tersebut sedang dibersihkan.

Zulkifli menambahkan, pihaknya jauh hari sudah mengingatkan para pedagang di lokasi yang tergusur tersebut untuk mencari lokasi baru. Jelasnya, sudah melebihi waktu yang ditentukan pengosongannya.

Disinggung soal ganti rugi penyewa bangunan toko dan kedai papan yang musti dikosongkan, Zulkifli menyebutkan, masalah tersebut bukan wewenangnya. “Itu sudah ranah dari PU Perkim, karena proyek tersebut merupakan proyek pusat atau proyek pembangunan kota kumuh. Nanti Kota Sigli bersih dari kekumuhan,” kata Kadis Perindagkop Pidie. (mag85/bai)