Kapolres Aceh Tengah saat melakukan konferensi pers memperlihatkan narkoba hasil kerja bagian narkoba di halaman mapolres setempat. JURNALISA/RAKYAT ACEH

TAKENGON (RA) – Sebanyak delapan penyalahgunaan narkotika ditangkap Kepolisian Resort Aceh Tengah, dua diantara delapan dugaan pelaku adalah ayah dan anak.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Sandy Sinurat didampingi Kasat Narkoba Ipda Adam Maulana STrK mengatakan, keluarga yang tersandung kasus narkotika itu berinisial (IA) 52 tahun dan anaknya (AAS) 24 tahun.

“Keduanya adalah orang Aceh Tengah, akan tetapi mereka warga Kota Medan Sumatera Utara, diduga sudah bermain lama disini dan sudah terlalu nyaman dengan zonanya, namun, dengan Kasatnarkoba yang baru berhasil menangkap mereka,” kata Kapolres Sandy saat menggelar konferensi pers dengan awak media.

Dari tangan (IA) berhasil diamankan, 2 paket sabu dengan berat bruto 0,98 gram, 1 hp, 7 paket sabu dengan berat bruto 37,33 gram.

Sedangkan dari tangan anaknya (AAS) berhasil diamankan barang bukti berupa 2 paket sabu dengan berat bruto 51,35 gram. Lokasi penangkapan berada didaerah Mongal, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah.

“Anaknya ini memperoleh barang haram itu dari ayahnya dengan cara dibagikan begitu saja. Keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatanya, meski keduanya adalah ayah dan anak,” terang Sandy Sinurat.

Sementara enam orang lainnya yang terlibat penyalahgunaan narkotika adalah, (RB) 23 tahun, lokasi penangkapan diseputaran Mongal, Kecamatan Bebesen Aceh Tengah, dari tangan RB berhasil diamankan berupa, 1 buah alat hisap bong dan 1 hp.

Lalu, (BP) 21 tahun turut ditangkap polisi lantaran ditemukan 3 paket sabu didalam kamarnya dengan berat bruto 2,50 gram, polisi turut menyita hp miliknya.

(TM) 17 tahun, ia ditangkap pihak polisi diseputaran Kelaping Pegasing Aceh Tengah, setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 1 ampul ganja dengan berat bruto 50 gram. (IN) 67 tahun, ia ditangkap diseputaran Pedemun, Kecamatan Lut Tawar Aceh Tengah, dari tangan (IN) ditemukan 1 paket ganja dengan berat 60 gram dan 1 lembar kertas paper.

(MNK) 50 Tahun, ia ditangkap diseputaran Kala Kemili Bebesen, Aceh Tengah, polisi berhasil mengamankan 3 paket sabu dengan berat bruto 1 gram, 1 paket ganja dengan berat 550 gram, 1 timbangan electrik, 1 hp, 1 buah alat hisap bong dan 2 bungkus plastik klip bening.

(SA) 42 tahun harus berurusan dengan polisi lantaran ditemukan 1 paket sabu dengan berat bruto 0,15 gram, 1 paket ganja dengan berat 1,17 gram, 1 hp, 1 buah alat hisap bong dan 2 bungkus plastik klip bening, lokasi penangkapan diseputaran Kala Pasi Kemili Bebesen Aceh Tengah.

“Siapapun kalian, cepat atau lambat, kecil maupun besar akan kami ungkap jaringan anda, saya tidak akan berikan ruang untuk kalian, kami akan sikat, narkoba adalah musuh bangsa bukan hanya musuh polisi,” tegas Kapolres Sandy Sinurat.

Sebanyak delapan dugaan pelaku penyalah guna Narkotika ini tengah ditahan di Rutan Mapolres setempat untuk penyelidikan lebih lanjut. Semuanya dijerat dengan Undang undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 Ayat (1) JoPasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 111 Ayat (1) dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun dan paling singkat 4 tahun. (jur/bai)